Kepergian musisi Vidi Aldiano pada 7 Maret 2026 menyisakan duka mendalam bagi banyak pihak, termasuk Reza Arap. Kehadiran Reza di pusara Vidi di TPU Tanah Kusir belakangan menjadi sorotan publik, terutama karena ia datang setelah prosesi pemakaman usai dan suasana relatif sepi.
Dalam kesempatan tersebut, Reza Arap mengenang sosok Vidi Aldiano sebagai pribadi yang hangat dan penuh kebaikan. Ia menilai karakter baik Vidi bukan hanya dirasakan oleh rekan sesama selebriti, tetapi juga oleh para penggemarnya.
“Semua orang juga udah tahu baiknya memang bukan rahasia umum, baiknya baik banget bukan rahasia banget semua orang udah tau,” kata mantan suami Wendy Walters tersebut.
Meski demikian, Reza mengaku hubungannya dengan pelantun lagu Nuansa Bening itu sebenarnya tidak terlalu dekat. Namun, ia tetap merasakan langsung perhatian dan kebaikan Vidi selama sang penyanyi masih hidup.
“Aku jujur memang tidak terlalu dekat tapi beliau itu memang baik ke semua orang, ke aku juga gitu,” ungkap Reza.
Salah satu momen yang paling membekas bagi Reza terjadi saat ia kehilangan perempuan yang dicintainya, Lula Lahfah, yang meninggal dunia pada 23 Januari 2026. Di tengah kondisinya yang sedang berjuang melawan penyakit, Vidi tetap menyempatkan diri mengirim pesan dukungan kepada Reza.
“Di dalam kondisinya beliau dengan kondisi seperti itu, waktu almarhumah Lula meninggal pun dia masih rechat aku, itu yang kayak enggak bisa ngomong apa-apa,” beber Reza.
Momen tersebut kembali diingat Reza melalui unggahan di media sosialnya. Ia bahkan membagikan tangkapan layar percakapan WhatsApp dengan Vidi yang membuat banyak warganet ikut terharu. Dalam pesan tersebut, Vidi menuliskan:
“Rap… I’m so, so sorry for your loss. Lula baik banget, selalu support gue dan kesehatan gue. She’s an angel and I believe she will get her own throne up there. Hang in there buddy.”
Perhatian sederhana itu rupanya meninggalkan kesan mendalam bagi Reza. Dalam unggahannya, ia mengenang Vidi sebagai sosok yang tetap peduli pada orang lain bahkan ketika dirinya sedang menghadapi perjuangan berat.
“Bahkan dalam kondisinya, dia masih menghubungi saya. Kamu orang baik. Kamu memenangkan pertempuranmu. Sekarang istirahatlah, saudaraku. Kamu tidak terluka lagi,” tutup Reza.
