Sebanyak delapan unit rumah warga di pemukiman padat penduduk Jalan Sangir, Melayu Baru, Kecamatan Wajo, Makassar, Sulawesi Selatan, hangus terbakar pada Senin, 16 Februari 2026. Insiden ini terjadi sehari menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Makassar, Fadli Wellang, memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah tersebut. “Ada delapan unit rumah warga dilaporkan terbakar. Korban luka dan korban jiwa nihil (tidak ada korban),” ujar Fadli saat dikonfirmasi wartawan di Makassar, Senin.

Api mulai berkobar di Lorong 220 sekitar pukul 16.00 WITA. Tim Damkarmat Makassar segera merespons laporan yang diterima pada pukul 16.10 WITA dengan mengerahkan 17 unit armada. Rinciannya, empat unit armada berasal dari Carester Ujung Tanah, 12 unit dari Mako Damkar, serta satu unit tim armada penyelamat.

Petugas berhasil menjinakkan si jago merah dalam waktu sekitar 30 menit, atau sekira pukul 14.45 WITA. Setelah api padam, tim tetap melakukan penyemprotan air untuk pendinginan pada puing-puing bangunan guna mencegah munculnya kembali titik api.

Menurut keterangan Ketua RT setempat, dugaan awal api berasal dari lantai dua salah satu rumah warga. Namun, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan karena masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

“Kita belum dapat pastikan itu (penyebabnya), tapi informasi diterima dugaan sementara titik api itu dari lantai dua rumah salah satu warga setempat,” tambah Fadli Wellang.

Saat ini, pihak kepolisian telah berada di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan mendalam. Proses ini meliputi pengumpulan bahan keterangan serta meminta kesaksian dari warga setempat yang melihat langsung peristiwa kebakaran tersebut.