Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kilogram di wilayah Kediri dan seluruh Jawa Timur aman selama periode libur panjang. Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, Pertamina telah menambah puluhan ribu tabung LPG bersubsidi tersebut.
Secara spesifik, penambahan pasokan untuk kota dan Kabupaten Kediri mencapai 40.880 tabung LPG 3 Kg. Rinciannya, 31.920 tabung dialokasikan untuk Kabupaten Kediri, yang setara dengan 49 persen dari kebutuhan harian normal. Sementara itu, Kota Kediri menerima tambahan 8.960 tabung, atau 48 persen dari rata-rata kebutuhan harian pada bulan April.
Kebutuhan harian rata-rata untuk Kabupaten Kediri diketahui mencapai 65.008 tabung, sedangkan Kota Kediri membutuhkan sekitar 18.570 tabung per hari. Penambahan ini diharapkan dapat menopang aktivitas masyarakat selama libur panjang pekan ini.
Tidak hanya Kediri, Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan penyaluran fakultatif untuk seluruh wilayah Jawa Timur. Tambahan pasokan ini mencapai 779.800 tabung, atau sekitar 49 persen dari rata-rata penyaluran harian di provinsi tersebut.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa LPG menjadi produk primadona yang banyak digunakan masyarakat saat libur panjang. “Pada momen libur panjang ini, produk LPG menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran diluar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat,” terang Ahad Rahedi pada Jumat, 03 April 2026.
Ahad Rahedi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Ia menegaskan bahwa stok energi dalam kondisi aman dan tercukupi. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” imbau Ahad.
Pertamina turut mengajak masyarakat untuk menggunakan LPG sesuai peruntukannya. LPG 3 Kg merupakan produk subsidi yang ditujukan khusus bagi masyarakat kurang mampu. Sementara itu, masyarakat yang mampu diimbau untuk menggunakan LPG Non Subsidi, seperti Brightgas.
