Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), berhasil membuka akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya di jaringan pertokoan ritel modern di wilayah tersebut. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing dan memperluas distribusi produk-produk lokal.

Delapan Produk UMKM Lolos Kurasi

Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, menyatakan bahwa masuknya produk UMKM ke toko ritel modern merupakan indikator penguatan daya saing dan perluasan jangkauan distribusi produk daerah. “Bertahan di pasar modern bukan hanya soal bisa masuk, tetapi bagaimana konsisten menjaga kualitas dan mutu sehingga terus berkembang,” ujar Zaini di Mataram, Sabtu (07/02/2026).

Delapan jenis produk UMKM lokal yang berhasil menembus pasar ritel modern antara lain abon, serbat jahe, kopi, hingga aneka camilan khas Lombok. Produk-produk ini telah melewati serangkaian proses kurasi ketat sebelum akhirnya dapat dipajang di gerai Alfamart Bagek Polak, Desa Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.

Tantangan dan Inovasi Berkelanjutan

Zaini menegaskan bahwa keberhasilan UMKM masuk ke toko ritel modern bukan hanya sekadar simbol keberhasilan, melainkan juga tantangan besar yang menuntut kedisiplinan dan konsistensi kualitas. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus mendorong para pelaku UMKM untuk berinovasi dalam pengembangan produk, strategi pemasaran, serta pemanfaatan teknologi digital agar mampu bersaing dengan produk dari daerah lain.

Ia juga berharap agar setiap desa di Lombok Barat dapat melahirkan UMKM baru yang inovatif. Hal ini penting untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dari tingkat paling bawah dan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan.

Manajemen Produksi Kunci Kepercayaan Ritel

Ketersediaan produk menjadi salah satu aspek krusial yang ditekankan oleh Zaini. Kepercayaan dari pihak ritel modern sangat bergantung pada kemampuan UMKM dalam menjaga kontinuitas produksi. “UMKM harus siap dengan manajemen produksi yang baik agar kepercayaan ritel dan konsumen tidak hilang,” pungkasnya.

Pemerintah daerah turut mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat Lombok Barat untuk memprioritaskan pembelian produk lokal. Produk-produk tersebut kini telah tersedia dan mudah dijangkau di berbagai gerai ritel modern.