Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tengah (Sulteng) menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kedekatan dengan para ulama. Penegasan ini disampaikan dalam sebuah ziarah ke makam pendiri Alkhairaat, Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau yang dikenal sebagai Guru Tua, di kompleks Masjid Alkhairaat, Palu, pada Minggu (29/3/2026).

Ketua PKB Sulteng, Risharyudi Triwibowo, menyatakan bahwa hubungan dengan ulama adalah inti dari perjuangan partai. “PKB lahir dari rahim ulama, sehingga sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk terus menjaga hubungan spiritual dan sejarah, dengan para tokoh seperti Guru Tua. Ini bukan hanya tradisi, tetapi juga arah perjuangan,” kata Risharyudi di Palu, Senin (30/3/2026).

Ziarah tersebut diikuti oleh jajaran pengurus PKB dari tingkat provinsi hingga Kota Palu. Kegiatan ini disebut sebagai bagian dari upaya partai untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan tradisi penghormatan terhadap tokoh ulama.

Risharyudi menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata komitmen PKB dalam merawat hubungan dengan para ulama. Menurutnya, para ulama memiliki peran besar dalam membangun peradaban dan pendidikan umat.

Sosok Guru Tua dan Makna Haul

Sosok Guru Tua diakui sebagai simbol penting dalam pengembangan pendidikan Islam dan pembinaan umat di kawasan timur Indonesia. Momentum ziarah ini juga berdekatan dengan peringatan Haul Guru Tua, sebuah acara rutin tahunan yang dihadiri oleh ribuan jamaah dari berbagai daerah.

“Kegiatan haul tidak hanya menjadi ajang doa bersama, tetapi juga memperkuat ikatan antara masyarakat, ulama, dan lembaga pendidikan Alkhairaat,” tambah Risharyudi.

Risharyudi, yang juga menjabat sebagai Bupati Buol, Sulawesi Tengah, menekankan bahwa Haul Guru Tua memiliki makna strategis. Ini adalah pengingat akan pentingnya peran ulama dalam menjaga nilai moral, persatuan, dan pembangunan masyarakat.

“Haul Guru Tua bukan hanya mengenang, tetapi juga menguatkan kembali komitmen kita untuk melanjutkan perjuangan beliau dalam membangun umat yang berilmu dan berakhlak,” pungkasnya.