Seorang pemuda berinisial MMA (24) asal Mojokerto ditemukan tewas setelah nekat melompat dari Jembatan Cangar, kawasan Wisata Cangar, Kota Batu, pada Selasa (31/3/2026) siang. Korban yang diketahui bekerja sebagai karyawan percetakan ini diduga mengakhiri hidupnya karena depresi akibat himpitan masalah pribadi. Jasadnya ditemukan di dasar sungai oleh warga dan petugas.

Kasi Humas Polres Batu, Iptu M. Huda Rohman, membenarkan insiden tragis ini. Ia menjelaskan bahwa penemuan jasad korban bermula dari laporan pengguna jalan yang melintas di jalur alternatif penghubung Batu-Mojokerto sekitar pukul 12.00 WIB. “Benar, kami menerima laporan terkait adanya orang meninggal dunia di bawah Jembatan Cangar. Saksi di lokasi awalnya diberitahu oleh pengguna jalan yang melihat seseorang meloncat dari jembatan,” ujar Iptu Huda saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2026).

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lapangan, sebelum kejadian, korban terpantau memarkirkan sepeda motornya di tepi jembatan. MMA kemudian nekat berdiri di atas jok sepeda motor dengan posisi kaki berpijak pada besi pembatas jembatan. Seorang pengendara motor yang melintas sempat berhenti dan menegur korban agar segera turun karena posisinya sangat membahayakan.

Namun, peringatan tersebut tidak dihiraukan oleh korban. “Saksi sempat menegur korban agar berhati-hati, namun korban hanya merespons dengan mengusap muka dan rambut tanpa berkata-kata. Tak lama setelah saksi pergi untuk berjualan, kejadian tersebut dilaporkan terjadi,” urai Huda.

Warga dan penjaga tiket kawasan Wisata Cangar yang mendatangi lokasi jembatan tak lama setelahnya, mendapati korban sudah berada di dasar sungai dalam kondisi tak bernyawa. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban ke RS Hasta Brata, Kota Batu.

Di atas jembatan, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi S 4184 NBW yang diduga kuat milik korban. Kendaraan tersebut ditinggalkan dalam kondisi setir terkunci. “Setelah dilakukan pemeriksaan pada bagasi jok motor, ditemukan sejumlah barang pribadi milik korban. Di antaranya dompet berisi identitas, dua tas pinggang, satu unit handphone, celana jeans pendek, dan topi hitam,” tambah Huda.

Dari hasil penyelidikan sementara, termasuk pemeriksaan pada barang bukti yang ditinggalkan, pihak kepolisian menduga kuat motif bunuh diri ini dipicu oleh permasalahan pribadi yang membebani korban.