Nama selebgram nyentrik Mimi Peri kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Sebuah video lawas yang menampilkan dirinya bersama presenter Nikita Mirzani mendadak viral lagi, memicu beragam reaksi dari warganet.
Dalam potongan percakapan tersebut, pernyataan Mimi Peri mengenai HIV dan pergaulan dinilai kontroversial, sehingga kembali menjadi sorotan publik pada Jumat (06/03/2026).
Video yang kini beredar luas itu memperlihatkan Mimi Peri, yang memiliki nama asli Ahmad Jaelani, tengah menjawab pertanyaan seputar cara dirinya melindungi diri dalam pergaulan. Ia mengaku memiliki metode tersendiri, salah satunya dengan menghindari lingkungan perkotaan dan memilih gaya hidup yang lebih sederhana di kampung.
Menurut Mimi Peri, masyarakat di kampung memiliki gaya hidup yang lebih bersih dan jauh dari pergaulan bebas yang kerap dikaitkan dengan kehidupan di kota besar. Ia secara spesifik menyatakan, “Kalau misalkan anak-anak kampung kan dia bersih, nggak ada HIV-HIV kayak gitu,” dalam video yang kembali ramai diperbincangkan.
Pernyataan tersebut sontak ditanggapi oleh Nikita Mirzani, yang mempertanyakan dasar keyakinan Mimi Peri. Nikita menanyakan bagaimana Mimi dapat memastikan bahwa masyarakat di kampung benar-benar terbebas dari virus tersebut.
Mimi kemudian menjawab bahwa ia merasa lebih mengenal pola pergaulan di desa. “Ya karena kan pergaulannya tahu. Paling cuma nyupir doang,” ujarnya, mengindikasikan persepsinya tentang kesederhanaan pergaulan di sana.
Selain itu, dalam percakapan yang sama, Mimi Peri juga sempat menyinggung tentang hubungan personalnya dengan seseorang. Ia mengklaim bahwa pihak tersebut justru yang lebih dulu mendekatinya melalui pesan singkat. “Nggak, dia yang mau. Kadang dia kalau misalkan aku lagi sibuk ngonten gitu kan, dia ngechat,” ungkap Mimi.
Kembalinya video lama ini ke permukaan media sosial memicu beragam tanggapan dari warganet. Banyak yang mengkritik pernyataan Mimi Peri, sementara sebagian lain menganggapnya sebagai gaya bicara khas sang selebgram yang dikenal apa adanya.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana konten lama dapat kembali viral dan memicu diskusi baru, terutama terkait isu sensitif seperti kesehatan dan gaya hidup.
sumber gambar: instagram.com/mimiperi 