BRI Branch Office (BO) Kertajaya Surabaya menyalurkan bantuan sarana dan prasarana belajar senilai Rp72.850.000 kepada Pos PAUD Terpadu Ceria Bunda. Bantuan ini bertujuan untuk menciptakan ruang belajar yang interaktif dan nyaman bagi anak-anak di RW 06 Kelurahan Semampir, Wonokusumo, Surabaya.

Penyaluran bantuan yang bersumber dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini dilakukan pada Sabtu (28/2). Branch Manager BRI BO Kertajaya Surabaya, Filipus Evan Adinda, secara langsung menyerahkan paket bantuan berupa televisi, meja dan kursi belajar, hingga kursi lipat kepada pengelola PAUD.

Filipus Evan Adinda menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah nyata BRI dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini. “Tujuan kami sederhana, ingin memastikan anak-anak mendapatkan lingkungan belajar yang nyaman dan menyenangkan. Jika fasilitasnya memadai, mereka tentu akan lebih bersemangat datang ke sekolah,” ujar Filipus di sela-sela acara penyerahan bantuan.

Penambahan televisi, misalnya, diharapkan mampu menunjang metode pembelajaran visual yang lebih efektif bagi anak-anak di kawasan Semampir. Menurut Filipus, pendidikan merupakan fondasi paling krusial bagi masa depan bangsa, sehingga BRI mengambil peran aktif dalam membenahi fasilitas di level pendidikan anak usia dini yang seringkali luput dari perhatian besar.

Selain bantuan fisik, Filipus juga mendorong tenaga pendidik dan orang tua untuk menanamkan pemahaman soal uang sejak kecil. Ia meyakini bahwa karakter disiplin bisa tumbuh jika anak dibiasakan menabung dan menghargai nilai uang.

“Kami mendorong literasi keuangan masuk ke lingkungan keluarga dan sekolah sedini mungkin. Mengenal cara mengelola uang bukan hanya soal angka, tapi soal melatih tanggung jawab di masa depan,” imbuhnya. BRI juga menyediakan produk tabungan khusus anak dan pelajar untuk mendukung kebiasaan menabung tersebut.

Sinergi antara fasilitas sekolah yang mumpuni dan pemahaman finansial yang baik dipercaya akan mencetak generasi yang lebih siap menghadapi tantangan zaman. “Terima kasih atas kerja sama seluruh pihak. Kami berharap bantuan ini memberikan dampak jangka panjang bagi tumbuh kembang anak-anak di Surabaya,” tutup Filipus.

sumber gambar: gesit.id