Dunia musik rock Indonesia berduka atas kepergian Donny Fattah, bassist legendaris sekaligus pendiri band God Bless. Donny meninggal dunia di ruang ICU Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 10.52 WIB.

Putri Donny Fattah, Cindy Fattah, mengungkap kronologi kepergian sang ayah. Ia menjelaskan bahwa Donny sebelumnya telah menjalani perawatan intensif selama sekitar tiga hari akibat penyakit autoimun yang dideritanya.

“Papa meninggal tadi di ruang ICU Rumah Sakit Fatmawati jam 10.52, tepatnya setelah di sini (dirawat) kurang lebih tiga hari,” ungkap Cindy saat ditemui di Rumah Duka RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Sabtu (7/3/2026).

Cindy lebih lanjut menjelaskan bahwa kondisi autoimun yang diderita Donny memperburuk kesehatan pembuluh darahnya. “Papa itu kan ada sakit autoimun. Nah, autoimunnya itu membuat pembuluh darahnya semakin lengket. Jadi, ya beginilah prosesnya. Proses perginya karena sakit,” jelasnya.

Anak Donny lainnya, Iman Fattah, mengenang penampilan terakhir sang ayah bersama God Bless. Momen tersebut terjadi sekitar satu tahun lalu di Balai Sarbini, tak lama setelah perayaan ulang tahun ke-50 God Bless. Saat itu, Donny masih sempat membawakan satu lagu di atas panggung.

Kepergian Donny Fattah menyisakan duka mendalam bagi industri musik Tanah Air. Sejumlah musisi Indonesia turut hadir melayat dan memberikan penghormatan terakhir, termasuk rekan sebandnya Achmad Albar dan Ian Antono, serta perwakilan dari band Gigi dan Slank.

Di mata keluarga, Donny Fattah tidak hanya dikenal sebagai musisi legendaris, tetapi juga sebagai sosok ayah yang religius dan penuh kasih. Cindy Fattah menggambarkan ayahnya sebagai panutan dan guru spiritual dalam kehidupannya.

“Papa luar biasa. Di mata saya, dia adalah orang yang sangat taat. Beliau sudah menjalankan tugasnya sebagai bapak, sudah mengajarkan saya agama Islam dengan benar. Dia bapak terbaik,” tutup Cindy.