Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mencatat progres signifikan dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Sebanyak lima desa di empat kecamatan kini telah merampungkan pembangunan gedung KDMP, menandai langkah maju dalam penguatan ekonomi lokal.

Bupati Sigi, Moh Rizal Intjenae, mengungkapkan bahwa lima desa yang pembangunannya telah rampung 100 persen tersebut meliputi Desa Lolu, Sidera, Maku, Sunju, dan Kotarindau. “Untuk update progres pembangunan gedung KDMP yang sudah rampung 100 persen itu tersebar di empat kecamatan dan lima desa yakni Lolu, Sidera, Maku, Sunju dan Kotarindau,” kata Bupati Rizal saat ditemui awak media di Sigi, Minggu (17/5/2026).

Lebih lanjut, Bupati Rizal menjelaskan bahwa jumlah KDMP di Kabupaten Sigi yang telah berbadan hukum mencapai 164 unit. Ia menekankan peran strategis koperasi ini dalam pembangunan ekonomi desa. “Tentunya kopdes merah putih di Sigi ini bisa menjadi pusat ekonomi masing-masing desa untuk memperkuat kemandirian warga serta memperluas akses usaha bagi pelaku UMKM setempat,” ucapnya.

Menurut Rizal, kehadiran KDMP juga menjadi solusi untuk memutus mata rantai ketergantungan petani terhadap tengkulak. Pemerintah daerah secara aktif mendorong agar KDMP di Sigi dapat beroperasi pada sektor produktif, khususnya pertanian, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

KDMP tidak hanya akan berfungsi sebagai wadah simpan pinjam, melainkan juga sebagai pusat distribusi dan pembiayaan sektor pertanian. “Harapannya, koperasi ini bisa memberikan modal kepada petani dengan catatan hasil panennya dijual kembali ke koperasi desa merah putih sesuai dengan harga pasar dan bunga kecil,” jelasnya.

Model KDMP ini diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi desa, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sigi secara keseluruhan.

Sebelumnya, Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae memaparkan progres pembangunan KDMP kepada Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI J. Binsar Parluhutan Sianipar di Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Minggu (17/5/2026).