Kepolisian Resor (Polres) Jember memastikan akan menindak tegas dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi yang diungkap oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember, David Handoko Seto. Penegasan ini disampaikan menyusul insiden kejar-kejaran yang nyaris mencelakai David dengan terduga pelaku.
Wakapolres Jember, Kompol Ferry Dharmawan, menyatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan David Handoko Seto dan para saksi untuk membuat laporan polisi. “Terkait adanya kejadian tadi pagi tepatnya, dugaan penyelundupan BBM yang ditemukan saudara kita Pak David, Kami dari Polres sekarang koordinasi dengan beliau, para saksi untuk langsung kita buatkan laporan polisi dan langsung akan kami tidak tegas siapapun itu, baik yang ada di balik itu,” kata Kompol Ferry pada Sabtu (14/3/2026).
Ferry menekankan bahwa dugaan aksi borong solar yang terjadi di SPBU Tegal Besar tersebut menyangkut kepentingan masyarakat luas. Jika terbukti dibiarkan, praktik ini berpotensi menyebabkan kelangkaan BBM bersubsidi di wilayah Jember.
“Kita tindak tegas, karena ini terkait dengan kepentingan masyarakat, yang apabila dibiarkan bermain-main seperti ini, bisa-bisa BBM akan langka di Jember. Oleh karena itu, akan kami tindak tegas,” ujarnya.
Dalam upaya penanganan lebih lanjut, Polres Jember juga akan berkoordinasi dengan Hiswana Migas, Pertamina, serta pengelola SPBU. Tujuannya adalah untuk menjalin komunikasi yang efektif dan mencegah adanya oknum internal yang terlibat dalam praktik penyelewengan.
“Tentu kami nanti berkoordinasi dengan Hiswana Migas, pertamina, kami akan lebih menjalin komunikasi lagi yang efektif, maupun dengan pengelola SPBU. Supaya tidak ada lagi oknum-oknum dari intern yang bermain,” ungkap Ferry.
Polres Jember berkomitmen untuk mengutamakan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. “Kami akan terus menggelorakan, tentunya kita utamakan pencegahan terlebih dahulu, supaya ini tidak terjadi lagi. Itu komitmen kami untuk mencegah kejadian ini terjadi kedepan,” tambahnya.
Kompol Ferry juga meminta David Handoko Seto untuk memberikan laporan dan keterangan yang jelas mengenai insiden yang dialaminya, termasuk dugaan pengeroyokan dan pengrusakan kendaraan saat melakukan pengejaran terhadap truk pemborong solar. Sebelumnya, BPH Migas telah menutup sementara SPBU Tegal Besar terkait dugaan penyelewengan solar subsidi ini.
