GESIT News – Yayasan Pondok Pesantren Assyafi’iyah NW Penangsak menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan orang tua jompo pada Rabo, 28 Ramadhan 1447 H.

Kegiatan ini telah dipersiapkan jauh hari sebelumnya. Sebagai rangkaian awal, panitia terlebih dahulu menggelar acara silaturahmi keluarga besar Pondok Pesantren Assyafi’iyah NW Penangsak pada Senin, 16 Maret lalu.

Pelaksanaan santunan ini bertujuan untuk memperkuat peran pesantren dalam bidang sosial, sejalan dengan Trilogi Perjuangan yang diwariskan oleh almaghfur lah TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Assyafi’iyah NW Penangsak menyampaikan bahwa kegiatan santunan merupakan salah satu program rutin yayasan yang dilaksanakan dua kali dalam setahun.

Program ini tidak hanya bertujuan mengamalkan nilai-nilai perjuangan guru besar, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat Dusun Penangsak, sekaligus menjadi bagian dari syiar Nahdlatul Wathan serta lembaga pendidikan.

Selain itu, Ketua Yayasan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur yang telah berkontribusi dalam mendukung terselenggaranya kegiatan santunan tersebut.

Kegiatan berlangsung setelah salat Zuhur hingga selesai, bertempat di Musholla Assyafi’iyah NW. Para penerima santunan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan, seraya mendoakan kebaikan bagi para donatur dan seluruh pihak yang terlibat.

Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Assyafi’iyah NW Penangsak kembali menegaskan perannya sebagai pusat pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi berilmu, tetapi juga berakhlak mulia serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.