Komisaris Utama PT Nindya Karya, Michael Umbas, mengapresiasi capaian progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Medan yang telah mencapai 73,21 persen. Angka ini jauh melampaui target rencana dan menjadikannya tolok ukur nasional. Kunjungan lapangan Umbas dilakukan pada Selasa (19/5) untuk memantau langsung proyek strategis nasional tersebut.
Dalam kunjungannya ke dua lokasi pembangunan SR di Sumatera Utara, yakni Deli Serdang dan Kota Medan, Michael Umbas menekankan pentingnya menjaga ritme percepatan pembangunan. Ia juga meminta penguatan koordinasi lintas pihak serta memastikan kualitas dan keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama hingga proyek selesai.
“Kami mengawal dan memastikan pembangunan Sekolah Rakyat ini dapat tercapai sesuai harapan. Saya mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terus menjaga progres dan kualitas pekerjaan di tengah berbagai tantangan di lapangan,” ujar Michael Umbas pada Rabu (20/5).
Secara khusus, Umbas menyoroti progres di Kota Medan yang dinilai sangat signifikan. “Progress pembangunan SR Medan sangat signifikan dan bahkan menjadi benchmark secara nasional. Seluruh atap sudah terpasang, pekerjaan lantai mayoritas telah selesai, plafon sudah berjalan baik, dan saat ini sudah masuk tahap akhir pekerjaan MEP. Ini fenomenal. Well done team,” lanjutnya.
Capaian Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Sumatera Utara
Berdasarkan laporan progres periode M23, pembangunan Sekolah Rakyat di Sumatera Utara secara keseluruhan menunjukkan capaian positif dan berada di atas target rencana. Berikut rincian progres fisik masing-masing lokasi:
- Kota Medan: 73,21% (dari target 51,42%)
- Deli Serdang: 55,22% (dari target 50,74%)
- Serdang Bedagai: 53,71% (dari target 50,93%)
- Tapanuli Selatan: 51,90% (dari target 43,17%)
- Padang Sidempuan: 57,03% (dari target 50,07%)
Menurut Michael Umbas, capaian tersebut menjadi indikator positif bahwa percepatan pembangunan berjalan dengan baik. Ia menegaskan, “Yang terpenting bukan hanya cepat selesai, tetapi juga memastikan kualitas bangunan, fungsi fasilitas, dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat. Sekolah Rakyat adalah program visioner Presiden Prabowo Subianto yang berpihak pada masa depan generasi bangsa.”
Program pembangunan Sekolah Rakyat di Sumatera Utara merupakan bagian dari proyek strategis nasional di sektor pendidikan dengan nilai kontrak sekitar Rp1,2 triliun. Proyek ini ditargetkan selesai pada 20 Juni 2026. PT Nindya Karya berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan berkualitas sebagai kontribusi nyata dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas.
Dalam kunjungan tersebut, Michael Umbas didampingi oleh Project Manager Donny Kusuma di lokasi Sekolah Rakyat Deli Serdang dan Project Manager Irwan Firmansyah di Kota Medan. Agenda di Kota Medan juga dilanjutkan dengan konferensi daring bersama para Project Manager Sekolah Rakyat se-Sumatera Utara, termasuk PM Serdang Bedagai Ariel Somadinigrat, PM Padang Sidempuan Johanes, dan PM Tapanuli Selatan Sumitra.
