Sebuah video yang menampilkan seorang menjulurkan lidah dan membelakangi anak tirinya di Medan, Sumatera Utara, telah menjadi viral di media sosial sejak akhir Februari 2026. Rekaman tersebut memicu gelombang kemarahan publik dan kini tengah diselidiki oleh Komisi Indonesia (KPAI) serta pihak kepolisian setempat atas dugaan kekerasan emosional terhadap anak.

Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat seorang wanita yang kemudian diidentifikasi sebagai Rina (35), ibu tiri dari anak berinisial Bunga (7), melakukan gestur mengejek dengan menjulurkan lidah. Tak lama setelah itu, Rina membelakangi Bunga sambil menggigit bajunya, seolah mengabaikan keberadaan sang anak. Momen ini direkam oleh Andri (40), ayah kandung Bunga, yang kemudian mengunggahnya ke media sosial karena frustrasi.

Ayah Korban Ungkap Pola Kekerasan Emosional Berulang

Andri mengungkapkan bahwa tindakan Rina bukanlah insiden tunggal. Ia mengklaim bahwa istrinya sering menunjukkan perilaku yang mengarah pada kekerasan emosional terhadap Bunga.