GESIT ID, Lombok Timur — Sebanyak 990 santri dari tingkat TK hingga SLTA di bawah naungan Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani mengikuti Tasyakur Penamatan Santri (TPS) di halaman Majlis Dakwah Hamzanwadi II Anjani, Minggu (03/05).
Pada tasyakuran penamatan tahun ini, suasananya tampak berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan dikemas menyerupai prosesi wisuda perguruan tinggi, di mana para calon alumni dipanggil satu per satu untuk menerima pengalungan medali sebagai simbol telah menyelesaikan jenjang pendidikan mereka.
990 Santri dari Berbagai Jenjang
Ketua Panitia Penamatan, H. Husnul Abror, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang digelar sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan para santri menuntaskan pendidikannya.
Ia merinci jumlah santri yang tamat tahun ini sebagai berikut:
- TK: 43 orang
- MI: 18 orang
- MTs Muallimin NW: 132 orang
- MTs Muallimat NW: 159 orang
- SMP NW: 46 orang
- MA Muallimin NW: 149 orang
- MA Mu’allimat NW: 117 orang
- MAPK Syaikh Zainuddin NW: 172 orang
- MAK Hamzanwadi II: 89 orang
- SMA NW: 25 orang
- SMK NW: 40 orang
Pesan Ketua Yayasan: Jangan Lupa Asal dan Jasa NW
Ketua Yayasan Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani, Dr. TGKH Muhammad Zainuddin Atsani, mengingatkan para santri agar terus melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi dan kembali mengabdi untuk kemajuan NW.
“Pesan Pendiri Organisasi NW almagfurulah Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, jangan lupa asal kita memulai dan jangan lupa tempat kita belajar, organisasi NW kita dan guru-guru yang mengajarkan kita.” — Dr. TGKH Muhammad Zainuddin Atsani
Ketua Umum PBNW ini juga mengimbau para wali santri agar terus memberikan motivasi dan dukungan kepada anak-anaknya dalam menuntut ilmu sebagai bekal kehidupan di dunia dan akhirat.
Ia turut menekankan pentingnya akhlak dan adab sebagai nilai tertinggi yang dibawa dari pesantren.
“Kita hidup di dunia ini berdampingan, bersamaan sehingga adab dan akhlak kita tetap utamakan. Di manapun kalian berada dan profesi apapun yang anakda dapatkan jangan lupa jasa NW.” — Dr. TGKH Muhammad Zainuddin Atsani
Rektor IAIH NW Lotim ini juga menekankan peran penting para pengasuh dan guru di setiap jenjang pendidikan, agar terus meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme dalam mendidik santri.
“Mari jaga amanat dari para wali santri kita yang telah menitipkan anak-anaknya untuk dididik menjadi anak yang berilmu, berakhlak dan berprestasi.” — Dr. TGKH Muhammad Zainuddin Atsani
Pemprov NTB Kawal Peningkatan Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB, Dr. Syamsul Hadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemprov NTB terus mengawal upaya peningkatan pendidikan, mulai dari revitalisasi, digitalisasi, hingga peningkatan kualitas guru.
“Saya berharap ke depan para santri Syaikh Zainuddin NW Anjani bisa berprestasi dan membawa harum nama NTB baik di kancah nasional maupun internasional.” — Dr. Syamsul Hadi
Hadir dalam kegiatan tersebut Kadis Dikpora NTB Dr. Syamsul Hadi, perwakilan Polres Lotim, Masyaikhul Ma’had DQH NW, jajaran pengurus NW, wali santri, dan sejumlah tamu undangan lainnya. (EN)
