Pemerintah Rusia mengumumkan pemberlakuan gencatan senjata sementara di Ukraina selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Mei 2026, pukul 00:00 waktu Moskow. Keputusan ini diambil dalam rangka perayaan Hari Kemenangan.

Presiden Rusia Vladimir Putin secara langsung memerintahkan seluruh pasukan Rusia yang berada di zona operasi militer khusus untuk menghentikan pertempuran sepenuhnya selama periode tersebut. Langkah ini mencakup penghentian serangan dari pasukan rudal dan artileri, penggunaan senjata presisi jarak jauh, serta serangan drone terhadap posisi militer dan infrastruktur industri pertahanan Ukraina di wilayah pedalaman.

Rusia juga menyerukan kepada Ukraina untuk mengambil langkah serupa dengan memberlakukan gencatan senjata. Namun, Moskow memberikan peringatan tegas bahwa jika pasukan Ukraina melanggar gencatan senjata atau mencoba menyerang kota-kota serta fasilitas Rusia, maka pasukan Rusia akan memberikan balasan yang setimpal.

Selain itu, Rusia memperingatkan akan melancarkan serangan terhadap Ukraina apabila terdapat upaya untuk mengganggu perayaan Hari Kemenangan yang akan diselenggarakan di Moskow. Pihak Rusia juga mendesak warga di ibu kota Ukraina dan para diplomat asing yang berada di sana untuk meninggalkan kota lebih awal sebagai langkah antisipasi.

Pengumuman ini disampaikan berdasarkan laporan dari kantor berita Sputnik dan RIA Novosti.