PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Jambi secara agresif mengoptimalkan layanan di Pelabuhan Talang Duku. Langkah ini diambil untuk memperkuat operasional bongkar muat komoditas semen, guna menjamin kelancaran rantai pasok material konstruksi di Provinsi Jambi. Kemitraan strategis dengan PT Cemindo Gemilang Tbk, produsen Semen Merah Putih, menjadi tulang punggung upaya ini.

PTP Nonpetikemas menargetkan distribusi semen jenis bag jumbo mencapai volume 360.000 ton per tahun. Sejak kolaborasi dimulai pada awal 2020, total volume semen yang telah ditangani telah menyentuh angka 1,8 juta ton, dengan rata-rata bongkar muat konsisten di angka 30.000 ton setiap bulannya.

Efisiensi Logistik dengan Pola Trucklossing

Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Jambi, Romi Hasbeni, menjelaskan bahwa efisiensi adalah kunci utama dalam menangani volume sebesar itu. Pihaknya menerapkan pola operasi trucklossing, di mana semen yang dibongkar dari kapal langsung dipindahkan ke armada truk untuk menuju gudang pemilik barang.

“Sistem ini memangkas waktu tunggu dan mempercepat pergerakan barang dari dermaga ke pasar. Kami ingin memastikan distribusi semen jauh lebih lancar dan aman sehingga konektivitas antar-sektor industri di Jambi semakin solid,” ujar Romi.

Kecepatan operasional ini didukung oleh infrastruktur khusus, termasuk dermaga yang memadai dan penggunaan mobile crane yang memenuhi standar keselamatan nasional. Romi menambahkan, efisiensi logistik ini secara otomatis akan mendongkrak daya saing industri lokal karena biaya distribusi yang lebih terkendali dan pasokan yang selalu tersedia di lapangan.

Peran Strategis Pelabuhan Talang Duku

Terletak di hilir Sungai Batanghari, Pelabuhan Talang Duku telah lama dikenal sebagai titik bongkar muat paling efisien di Jambi. Selain menangani Semen Merah Putih, pelabuhan ini juga mengelola beragam komoditas strategis lainnya seperti batu bara, palm kernel, hingga CPO dan alat berat.

PTP Nonpetikemas juga mulai memperluas jangkauan layanan melalui kerja sama dengan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS), khususnya untuk komoditas Crude Palm Oil. “Inovasi yang kami jalankan tidak hanya mengejar produktivitas, tetapi juga tetap patuh pada standar HSSE (kesehatan, keselamatan, dan lingkungan). Kami berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi Jambi dalam jangka panjang,” tutup Romi.