Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan kehadiran penuh jajarannya di tengah masyarakat sepanjang momen Lebaran 2026. Penegasan ini disampaikan Kapolri melalui keterangan video yang diterima di Jakarta pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Dalam pernyataannya, Jenderal Sigit menekankan peran Polri dalam menjaga stabilitas dan keamanan. “Saat takbir menggema di seluruh penjuru negeri, menyambut hari yang suci, menuju kebaikan yang lebih bermakna,” ujar Jenderal Sigit. Ia menambahkan bahwa Polri berupaya menjaga kehidupan tetap bergerak, menumbuhkan harapan, dan berikhtiar demi masa depan yang cerah.

Kapolri juga menyoroti pentingnya menjaga kesejahteraan di berbagai ruang kehidupan, demi memastikan anak-anak dapat tumbuh sehat dan masa depan bangsa semakin kuat. Menurutnya, pengabdian Polri bukan hanya sekadar menjalankan tugas, melainkan juga melindungi kehidupan, membantu sesama bangkit, serta menumbuhkan kepedulian.

“Saat jutaan langkah kembali ke rumah, kami hadir mengawal perjalanan agar kebahagiaan tiba dengan selamat dan keluarga dapat berkumpul dalam kebahagiaan,” tegas Jenderal Sigit. Ia menegaskan komitmen Polri untuk terus berbenah, bekerja lebih baik, tulus, dan berintegritas demi menghadirkan rasa aman bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, atas nama keluarga besar Polri dan Bhayangkari, Jenderal Sigit turut mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. “Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ucap Kapolri.

Prediksi Arus Balik dan Apresiasi Penurunan Kecelakaan

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga telah mengungkapkan prediksi puncak arus balik Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. “Puncak arus balik diprediksi mulai 24 Maret 2026,” kata Sigit saat memonitor pengamanan malam Takbiran Lebaran di Pos Terpadu Lapangan Merdeka Polrestabes Medan, Sumatera Utara, pada Jumat (20/3). Saat itu, ia didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya.

Menurut Sigit, prediksi ini menyusul puncak arus mudik Idul Fitri yang telah dimulai sejak 18 Maret 2026, dengan mencatat kenaikan volume kendaraan sebesar 4,26 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kapolri juga menyampaikan apresiasi atas penurunan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas sebesar 3,23 persen selama periode arus mudik Lebaran 2026.