Pembalap muda Fermin Aldeguer dari tim Gresini Racing memastikan dirinya siap kembali tampil pada MotoGP Brasil 2026. Keputusan ini diambil meski ia mengakui kondisi fisiknya saat ini baru berada di kisaran 70 persen setelah pulih dari cedera serius.
Aldeguer dijadwalkan akan berlaga di Sirkuit Goiania, Brasil, setelah absen dalam seluruh rangkaian tes pramusim dan seri pembuka di Buriram. Ia bahkan mengungkapkan sebuah sensasi unik selama proses pemulihannya.
Merasa Lebih Baik di Atas Motor
“Saya merasa lebih baik di atas motor dibanding saat berjalan. Ini memang aneh, tapi memang seperti itu,” ujar Aldeguer, menggambarkan kondisi pemulihannya yang tidak biasa.
Pembalap berusia 18 tahun ini sebelumnya mengalami patah tulang paha (femur) akibat kecelakaan saat latihan pada 8 Januari lalu. Cedera tersebut memaksa Aldeguer menepi dari lintasan, dan posisinya sempat digantikan oleh Michele Pirro pada balapan sebelumnya.
Meski demikian, Aldeguer telah menargetkan MotoGP Brasil sebagai momen comeback-nya sejak awal masa pemulihan. “Senang bisa kembali. Sejak beberapa minggu setelah cedera, saya sudah berdiskusi dengan pelatih dan tim, target saya memang kembali di Brasil,” katanya.
Minim Persiapan dengan Motor MotoGP
Kendati optimistis, Aldeguer tidak menampik bahwa dirinya masih jauh dari kondisi ideal. Ia baru kembali mengendarai motor jalan raya dalam beberapa sesi latihan ringan pekan lalu, dan belum menjajal motor Desmosedici miliknya sejak cedera.
“Sulit untuk tahu pasti sebelum mencoba motor MotoGP. Tapi mungkin saya sekitar 70 persen fit,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa fokus utama tim saat ini adalah memulihkan mobilitas dan kekuatan otot agar ia bisa bersaing secara aman di lintasan.
Sirkuit Goiania Jadi Peluang
MotoGP Brasil 2026 akan menjadi balapan pertama di Sirkuit Goiania sejak tahun 1989. Kondisi ini dianggap Aldeguer sebagai sebuah peluang. Minimnya data trek membuat semua pembalap harus beradaptasi dari nol, termasuk dirinya.
“Semua pembalap memulai tanpa data, jadi ini sedikit membantu saya. Tidak ada yang benar-benar mengenal trek ini,” ungkap Aldeguer. Ia juga mengaku menyukai karakter lintasan Goiania yang cepat namun relatif pendek. “Saya suka tipe trek seperti ini. Cepat tapi tidak terlalu panjang. Ini bisa jadi peluang untuk kembali dengan baik,” tambahnya.
Target Realistis: Tembus 10 Besar
Dengan kondisi fisik yang belum maksimal, Aldeguer memasang target realistis untuk finis di posisi sepuluh besar pada balapan akhir pekan ini. Sementara itu, rekan setimnya, Alex Marquez, juga datang dengan ambisi meraih poin perdana musim ini setelah hasil kurang memuaskan di Thailand.
Sebagai perbandingan, pembalap Franco Morbidelli yang menggunakan motor Ducati spesifikasi GP25 berhasil finis di posisi kedelapan pada seri Buriram. Dengan segala tantangan yang ada, MotoGP Brasil 2026 akan menjadi ujian penting bagi Fermin Aldeguer dalam membuktikan kesiapan dirinya kembali bersaing di level tertinggi.
