Aparat kepolisian berencana mengerahkan 1.200 personel gabungan untuk mengawal Peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei 2026. Ribuan personel ini akan disiagakan di sejumlah titik vital dan rawan unjuk rasa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana memastikan kesiapan tersebut. “Personel gabungan kurang lebih dengan Polda Sulsel itu ada sekitar 1.200 lebih yang kami terjunkan. Nanti kan kegiatan ada di beberapa titik,” ujar Kombes Pol Arya Perdana kepada wartawan, Minggu (26/4/2026).

Menurutnya, pihak kepolisian siap memberikan pelayanan dan pengamanan aksi memperingati Hari Buruh atau dikenal ‘May Day’ setiap tanggal 1 Mei, sepanjang aksinya berlangsung tertib. Aparat juga memberi ruang bagi buruh untuk menyampaikan aspirasi, selama tidak melakukan tindakan anarkis atau perbuatan melanggar hukum.

“Kami akan kawal, melayani unjuk rasa dengan baik, dan mereka juga sudah menyatakan akan melaksanakannya dengan tertib,” kata mantan Kapolres Kota Depok ini.

Menghadapi peringatan Hari Buruh, Kombes Pol Arya Perdana mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan dalam forum grup diskusi (FGD) bersama pihak terkait, pimpinan DPRD Sulsel, Pemerintah Provinsi, maupun sejumlah serikat buruh. Pertemuan ini bertujuan untuk bersama-sama menjaga situasi kondusif di Kota Makassar.

“Hari ini, saya baru saja menghadiri FGD atau sama-sama workshop bersama Ibu Ketua DPRD Provinsi, serikat buruh SPSI. Jadi, hari ini SPSI juga mengadakan kegiatan-kegiatan yang positif. Mereka mengadakan donor darah, bakti sosial, dan mungkin beberapa waktu ke depan ada kegiatan-kegiatan sosial lain dilakukan,” tuturnya.

Mengenai peringatan 1 Mei nanti, sejumlah organisasi dan serikat buruh telah menyampaikan rencana untuk tetap menggelar unjuk rasa dengan turun ke jalan. Mereka menjamin aksi akan dilaksanakan dengan tertib.

“Mereka menjamin tidak ada bakar ban dan tidak menutup jalan dengan penuh. Artinya, memang ramai begitu. Tanggal 1 Mei ini hari perayaan mereka. Jadi, kami memberikan kesempatan kepada mereka, sudah ada SPA-nya, sudah ada surat pemberitahuannya, supaya dikawal,” jelas Arya.

Selain itu, dari informasi yang diterima, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin juga mengagendakan sejumlah kegiatan di Lapangan Karebosi sebagai bagian dari rangkaian memperingati Hari Buruh tahun ini.

“Pak Wali Kota sendiri ada inisiatif, yang buruh yang ada di kota nanti mau diadakan kegiatan di Karebosi. Tapi ini masih dalam proses begitu yah. Tapi kalau tidak, kita akan fokuskan mungkin di Flyover, nanti di jalan, ke kantor-kantor mana yang memang mereka tuju. Ini kami akan kawal semua,” paparnya menambahkan.