Pencarian terkait “link viral mahasiswa KKN” melonjak tajam di Google sejak Rabu, 18 Februari 2026 malam. Fenomena ini dipicu oleh beredarnya sebuah video syur berdurasi 13 menit 17 detik yang diduga melibatkan sepasang mahasiswa di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Detail Video Viral dan Peringatan Keamanan Siber

Video yang beredar luas di jagat maya tersebut menampilkan seorang perempuan berkacamata mengenakan kaus krem dan celana jins, bersama seorang pria berbaju abu-abu dan celana pendek hitam. Keduanya awalnya terlihat santai menikmati teh sebelum kemudian melakukan adegan tidak senonoh.

Ciri visual yang menonjol dalam video tersebut meliputi sprei berwarna hitam bermotif bunga merah serta bantal guling merah, yang menjadi detail pengenal bagi para pencari.

Merespons maraknya pencarian, pakar keamanan siber mengingatkan masyarakat untuk ekstra hati-hati. Banyak tautan yang beredar di internet berpotensi menjadi jebakan phishing yang dapat mencuri data pribadi pengguna.

Klarifikasi Universitas Mataram dan Penyelidikan Polisi

Menanggapi dugaan keterlibatan mahasiswinya, Universitas Mataram (Unram) secara tegas membantah. Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Unram menyatakan bahwa video tersebut sebenarnya telah beredar sejak 25 September 2025, dan lokasi kejadiannya bukan di Lombok Timur seperti yang banyak disangkakan.

Pihak Unram juga mengungkapkan bahwa mahasiswa yang sempat dituduh terlibat dalam video tersebut kini telah mendapatkan pendampingan psikologis.

Sementara itu, Polres Lombok Timur telah memulai penyelidikan terkait penyebaran video asusila ini. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak ikut menyebarkan konten tersebut, mengingat tindakan ini melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Pelanggar dapat diancam hukuman pidana hingga 6 tahun penjara dan/atau denda sebesar Rp1 miliar.

Hingga saat ini, kata kunci “viral mahasiswa KKN” masih menjadi salah satu topik pencarian teratas di mesin pencari.