Satuan Samapta Polres Kediri Kota membubarkan kegiatan Sahur On The Road (SOTR) di Desa Datengan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, pada Jumat (20/3/2026) dini hari. Pembubaran ini dilakukan menyusul aduan masyarakat terkait konvoi sahur yang menggunakan sound system berukuran besar, dinilai mengganggu ketertiban umum.
Larangan SOTR Selama Ramadan
Kasat Samapta Polres Kediri Kota, AKP Priyo Hadistyo, menegaskan bahwa pihaknya secara resmi melarang kegiatan SOTR selama Ramadan 1447 Hijriah. Larangan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Larangan SOTR ini karena bisa memicu keributan antar kelompok ketika di jalan. Jika masih ada yang melangsungkan SOTR, seperti terpantau di wilayah Grogol menggunakan kendaraan pikap dan gerobak ditarik sepeda motor, tentu ini sangat membahayakan keselamatan. Polisi akan melakukan penindakan sesuai aturan yang ada,” ujar Priyo pada Sabtu (21/2/2026).
Patroli Rutin dan Edukasi
Sebagai tindak lanjut dari larangan tersebut, Sat Samapta Polres Kediri Kota akan menggelar patroli rutin setiap hari selama Ramadan. Tim yang diterjunkan berasal dari Unit Raimas dan Unit Backbone Samapta.
Menurut Priyo, patroli akan dilakukan secara acak dan dinamis untuk menjangkau seluruh titik rawan yang telah dipetakan, termasuk jalur yang kerap dijadikan lokasi SOTR dan potensi tawuran. “Patroli dilakukan secara acak dan dinamis. Setiap pelanggaran akan kami tindak tegas namun tetap humanis,” tegasnya.
Petugas di lapangan juga aktif memberikan edukasi dan imbauan kepada para remaja. Mereka diminta untuk tidak melakukan konvoi sahur dengan knalpot bising maupun sound system besar yang dapat mengganggu kenyamanan warga sekitar.
Ajak Masyarakat Berpartisipasi Positif
Priyo turut mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengisi waktu sahur dengan kegiatan positif di lingkungan masing-masing tanpa harus turun ke jalan secara berkelompok. Dengan adanya patroli intensif ini, Polres Kediri Kota berharap situasi keamanan selama Ramadan dapat tetap aman, tertib, dan kondusif.
“Tidak perlu melakukan aksi turun ke jalan. Lebih baik melaksanakan sahur di rumah atau masjid di lingkungan sendiri agar situasi tetap kondusif,” pungkasnya.
