Sejumlah peristiwa penting dan menarik mewarnai pemberitaan di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa, 17 Februari 2026. Berbagai isu mulai dari klarifikasi pemerintah terkait kasus viral warga negara Malaysia, persiapan umat Muslim menyambut bulan suci Ramadhan, hingga evaluasi kinerja pemerintahan daerah menjadi sorotan publik.
Klarifikasi Pemprov NTB Terkait Kasus Viral Norida di Lombok
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) memberikan klarifikasi resmi mengenai pemberitaan yang viral di media Malaysia dan Indonesia. Pemberitaan tersebut menyoroti seorang warga negara Malaysia bernama Norida Akmal Ayob yang disebut-sebut telantar selama 18 tahun di Lombok dan bekerja sebagai tukang sapu.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik, menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya akurat. “Berbagai informasi yang beredar tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta di lapangan,” kata Ahsanul Khalik di Mataram, Selasa.
Umat Muslim Ramai Amalkan Doa Sambut Ramadhan 1447 H
Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi yang diperkirakan tiba pada awal Maret mendatang, umat Islam di berbagai daerah di Indonesia antusias membagikan dan mengamalkan doa menyambut bulan penuh berkah tersebut.
Doa yang diajarkan Rasulullah SAW saat memasuki bulan Ramadhan kini menjadi viral di kalangan jamaah masjid dan komunitas muslim, sebagaimana diriwayatkan dalam kitab klasik dan sumber keagamaan terpercaya.
Setahun Pemerintahan Iqbal-Dinda: Ujian Konsistensi NTB Makmur Mendunia
Pemerintahan Provinsi Nusa Tenggara Barat di bawah kepemimpinan Lalu Muhamad Iqbal dan Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda) telah memasuki tahun pertama masa jabatannya. Dengan visi besar “NTB Makmur Mendunia” dan tema “Gerak Cepat NTB Hebat”, pemerintahan ini dituntut untuk memberikan pembuktian nyata.
Ukuran keberhasilan yang jelas meliputi pergerakan data yang positif, peningkatan kualitas layanan publik, serta terwujudnya rasa keadilan yang dapat dirasakan oleh seluruh warga, dari Lombok hingga Sape.
Komisi V DPR RI Desak Percepatan Pembangunan Bypass Lembar-Khayangan
Anggota Komisi V DPR RI, H Abdul Hadi, mendesak percepatan pembangunan jalan bypass yang akan menghubungkan Pelabuhan Lembar di Lombok Barat dengan Pelabuhan Khayangan di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Hadi mengungkapkan bahwa komunikasi telah terjalin dengan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Jalan Nasional dan pemerintah provinsi untuk menata rancangan proyek tersebut. “Kami sudah berkomunikasi dengan Kementerian PU melalui Balai Jalan Nasional bersama pemerintah provinsi untuk menata rancangannya. Tinggal saat ini penyempurnaan detail engineering desain (DED) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) setelah dilakukan studi kelayakan atau feasibility study (FS),” ujarnya di Lombok Barat, Senin.
Skandal Gratifikasi DPRD NTB: Pertanyaan di Balik Pelimpahan Berkas Perkara
Kasus gratifikasi yang melibatkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB telah memasuki babak baru. Kejaksaan Tinggi NTB (Kejati NTB) telah melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Negeri Mataram, menandakan bahwa kasus ini akan segera disidangkan.
Namun, muncul pertanyaan yang masih mengganjal di tengah publik: mengapa pihak penerima gratifikasi belum ditetapkan sebagai tersangka, sementara pihak pemberi gratifikasi justru telah ditetapkan sebagai tersangka?
