BREBES, KILATNEWS.co – Kepolisian Resor (Polres) Brebes, Polda Jawa Tengah, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada menyikapi isu teror pocong palsu atau jadi-jadian yang viral di berbagai platform media sosial. Pihak kepolisian memastikan bahwa fenomena tersebut merupakan berita bohong (hoaks) atau foto dan video yang telah diubah dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Kasi Humas Polres Brebes, Iptu Indra Prasetyo, mengungkapkan bahwa hasil analisis mendalam menunjukkan sebagian besar konten pocong palsu yang beredar luas di masyarakat merupakan video hasil rekayasa AI. Hal ini disampaikan Indra pada Selasa (26/5/2026).

“Untuk di wilayah Brebes sendiri, tidak ditemukan kejadian seperti yang ramai beredar. Banyak informasi yang ternyata hoaks atau video manipulasi AI,” tegas Iptu Indra Prasetyo, menepis keresahan warga.

Imbauan Polres Brebes untuk Masyarakat

Menyikapi maraknya isu ini, Polres Brebes mengeluarkan lima poin imbauan penting kepada masyarakat:

  • Saring Informasi: Waspadai konten manipulatif di media sosial dan selalu verifikasi kebenarannya.
  • Jangan Terprovokasi: Tetap tenang dan tidak mudah tersulut emosi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
  • Jangan Main Hakim Sendiri: Hindari tindakan sepihak yang berisiko salah sasaran dan dapat menimbulkan masalah hukum.
  • Utamakan Keselamatan: Prioritaskan keselamatan diri dan orang lain dalam setiap situasi.
  • Segera Lapor: Laporkan hal-hal mencurigakan atau potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) ke pihak berwajib.

Polres Brebes juga mendorong warga untuk mengubah keresahan menjadi aksi positif dengan menghidupkan kembali kegiatan ronda malam atau pos kamling di lingkungan masing-masing. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan mempererat tali silaturahmi antarwarga.

“Kami mengajak warga untuk menjalin komunikasi dan kerja sama yang lebih erat. Tingkatkan ronda malam dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, mari perbanyak doa dan kegiatan positif,” tambah Indra, menekankan pentingnya peran serta masyarakat.

Meskipun situasi di Kabupaten Brebes dipastikan aman dan kondusif, masyarakat diminta tetap bijak dalam bermedia sosial dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum tervalidasi, termasuk isu pocong palsu. Jika menemukan potensi gangguan kamtibmas, warga dapat menghubungi layanan Call Center Polri 110 yang beroperasi 24 jam dan bebas pulsa untuk penanganan cepat.