Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, menegaskan bahwa upaya pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di Iran dilakukan secara komprehensif, tidak hanya berfokus pada rencana evakuasi. Pernyataan ini disampaikan Dubes Rolliansyah, yang akrab disapa Roy, menanggapi kekhawatiran publik mengenai keselamatan WNI di tengah eskalasi situasi di Iran pada Senin, 2 Maret 2026.

“Saya tahu publik akan selalu loncat ke masalah evakuasi. Yang saya bilang tadi, bahwa semua itu harus dilakukan melalui sebuah proses. Ini bukan masalah cepat-cepatan. Cepat bukan berarti tepat,” ujar Dubes Roy kepada ANTARA melalui sambungan video dari Jakarta.

Dubes Roy menjelaskan, pemerintah melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran terus menjalin komunikasi intensif dengan para WNI. Selain itu, penilaian keamanan secara menyeluruh juga dilakukan sebelum mengambil langkah strategis.

Pendekatan ini dianggap krusial agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar tepat dan tidak justru menimbulkan risiko baru bagi keselamatan warga. Situasi di Iran yang masih sangat dinamis membuat jalur keluar masuk belum dapat dipastikan keamanannya.

“Bagaimanapun, jika kami mengambil kebijakan secara cepat tetapi tidak tepat, justru akan mengalahkan tujuan itu sendiri (it will beat the purpose). Belum tentu langkah yang kita anggap memberi keamanan benar-benar aman, bahkan bisa saja membahayakan keselamatan. Kita juga belum mengetahui jalur mana yang benar-benar aman,” tegas Dubes Roy.

Ia menambahkan, keterbatasan komunikasi di Iran juga menjadi tantangan. Upaya mengumpulkan WNI ke titik kumpul atau menentukan jalur evakuasi memerlukan pemetaan dan studi perbandingan dengan pengalaman negara lain.

Meskipun demikian, Dubes Roy melaporkan bahwa kondisi di Teheran saat ini masih relatif kondusif dan layak huni. Meski sisa-sisa asap akibat pengeboman masih dapat dirasakan, aktivitas masyarakat secara umum tetap berjalan seperti biasa.

Kondisi kota yang sedikit lengang disebutnya dipengaruhi oleh penetapan tujuh hari libur nasional menyusul wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Dubes Roy juga mengungkapkan bahwa dirinya terus berkoordinasi dengan Menteri Luar Negeri Sugiono terkait pelindungan WNI.

“Tolong diyakini bahwa hal tersebut, seperti yang saya sampaikan tadi, merupakan hal yang sudah yang paling baik pada saat ini berdasarkan comprehensive assessment, pada saat ini, inilah yang terbaik untuk memberikan pelindungan kepada WNI yang ada di wilayah kerja kami,” pungkasnya.

sumber gambar: ANTARA/Kuntum Khaira Riswan