Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Seruan ini disampaikan dalam kegiatan media gathering yang digelar Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur di Surabaya pada Rabu, 11 Maret 2026. PKS mengajak masyarakat untuk terus menjaga solidaritas internasional terhadap perjuangan rakyat Palestina melalui aksi nyata.

Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, menyatakan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina merupakan sikap politik yang telah dipegang teguh partainya sejak awal berdiri. “PKS sejak awal berdiri selalu mendukung kemerdekaan Palestina. Sikap tersebut sejalan dengan semangat menghapus penjajahan di atas dunia,” ujar Bagus.

Menurut Bagus, kondisi Palestina saat ini masih berada dalam situasi pendudukan. Oleh karena itu, dukungan dari negara-negara lain, termasuk Indonesia, sangat dibutuhkan untuk menjaga tekanan moral dan diplomasi internasional. Ia juga mengingatkan adanya hubungan historis yang kuat antara Indonesia dan Palestina.

“Bangsa Indonesia memiliki hubungan sejarah dengan Palestina. Saat Indonesia berjuang meraih kemerdekaan, Palestina termasuk pihak yang lebih awal memberikan dukungan,” kata Bagus. Atas dasar hubungan tersebut, masyarakat Indonesia dinilai memiliki tanggung jawab moral untuk terus menyuarakan solidaritas.

PKS Jawa Timur berkomitmen untuk terus mengangkat isu Palestina melalui berbagai kegiatan politik maupun aksi kemanusiaan. Bagus berharap dukungan terhadap kemerdekaan Palestina tidak hanya berhenti pada pernyataan sikap semata, melainkan terwujud dalam bentuk kepedulian nyata dari masyarakat.

“Harapannya, dukungan terhadap kemerdekaan Palestina tidak berhenti pada pernyataan sikap saja. Solidaritas tersebut perlu diwujudkan dalam bentuk kepedulian nyata dari masyarakat,” tegasnya. Ia juga berharap dukungan publik terhadap perjuangan rakyat Palestina tetap terjaga dan semakin kuat di tengah dinamika politik global.

“Yang paling penting adalah menjaga dukungan terhadap kemerdekaan Palestina agar tetap hidup di tengah masyarakat,” pungkas Bagus.