Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya memastikan pasokan air bersih kepada masyarakat tetap optimal selama periode libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah. Kesiapan ini juga mempertimbangkan potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda wilayah Surabaya.

Plt Direktur Utama Perumda Surya Sembada, Achmad Prihadi, menyatakan bahwa kondisi produksi air di dua Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) utama, yakni Ngagel dan Karang Pilang, saat ini berada dalam kondisi aman dan lancar. “Untuk saat ini kondisi produksi di dua IPAM, yaitu Ngagel dan Karang Pilang berjalan lancar,” ujar Prihadi pada Rabu (18/3/2026).

Prihadi menambahkan, musim penghujan justru memberikan keuntungan bagi proses pengolahan air. “Pada musim penghujan seperti sekarang, ketersediaan air baku cukup melimpah sehingga proses pengolahan lebih baik dan kualitas air yang didistribusikan juga semakin andal,” jelasnya.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, potensi cuaca ekstrem di Surabaya diperkirakan terjadi antara 10 hingga 20 Maret 2026. Namun, kondisi ini disebut tidak berdampak signifikan terhadap operasional produksi air. Prihadi menjelaskan, “Air baku relatif lebih mudah diolah karena adanya partikel pengendap alami yang membantu proses koagulasi dan flokulasi.”

Dari sisi distribusi, Perumda Surya Sembada juga memastikan tidak ada gangguan besar yang dapat memengaruhi layanan kepada pelanggan. Hingga saat ini, belum ditemukan adanya kebocoran pipa berdiameter besar. “Hanya ada beberapa kebocoran pipa kecil yang sempat terjadi dan sudah langsung ditangani oleh tim distribusi timur dan barat,” tambah Prihadi.

Untuk menghadapi libur panjang Idul Fitri, Perumda Surya Sembada telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menerapkan sistem piket bagi seluruh petugas di berbagai lini, mulai dari produksi, distribusi, hingga pelayanan pelanggan. “Setiap tahun kami siaga saat libur Lebaran. Petugas berjaga secara bergiliran setiap hari, sehingga apabila terjadi kendala di lapangan dapat segera ditangani,” tegasnya.

Pihak Perumda juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama masa libur Lebaran. Selain itu, pelanggan diminta untuk memastikan instalasi air di rumah dalam kondisi aman, terutama bagi mereka yang akan mudik meninggalkan rumah. “Kami mengingatkan pelanggan agar memastikan keran, meter air, dan tandon dalam kondisi tertutup atau aman guna mencegah kebocoran yang bisa berdampak pada tagihan,” pungkas Achmad Prihadi.