Pelatih Timnas Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, meluapkan kekesalannya terhadap keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada penyerang andalannya, Folarin Balogun. Insiden kontroversial ini terjadi dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Bosnia pada Selasa, 2 Juli 2026.
Dalam pertandingan yang digelar di San Francisco Bay Area Stadium tersebut, Timnas Amerika Serikat berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Bosnia. Dua gol kemenangan AS dicetak oleh Folarin Balogun sendiri dan Malik Tillman.
Kontroversi Kartu Merah Folarin Balogun
Petaka bagi Timnas AS datang pada menit ke-64. Folarin Balogun diganjar kartu merah setelah melakukan pelanggaran yang dinilai berbahaya. Kaki sang striker mendatar di betis Tarik Muharemovic, pemain Bosnia.
Wasit yang memimpin pertandingan kemudian mengecek Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya memutuskan untuk mengeluarkan kartu merah. Keputusan ini sontak memicu perdebatan di kalangan publik dan tim AS.
Kekesalan Mauricio Pochettino
Mauricio Pochettino tidak bisa menyembunyikan kekesalannya atas insiden tersebut. Ia menilai keputusan wasit terlalu berlebihan dan tidak mencerminkan niat Balogun.
“Itu gerakan normal dan tanpa niat mencederai lawan,” tegas Pochettino, seperti dilansir dari USA Today. “Wajar dalam sepak bola ketika ada gerakan yang tidak disengaja. Bagi saya, itu bukan kartu merah.”
Pochettino menambahkan, “Balogun hanya berusaha merebut bola dan kakinya salah mendarat.” Para pemain Timnas Amerika Serikat juga dilaporkan terkejut dengan keputusan wasit tersebut.
Dampak Absennya Balogun
Kehilangan Folarin Balogun dipastikan akan menjadi lubang besar bagi Timnas Amerika Serikat. Balogun merupakan mesin gol utama AS di Piala Dunia 2026 sejauh ini, dengan torehan tiga gol.
Selanjutnya, Timnas Amerika Serikat dijadwalkan akan menghadapi Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan krusial tersebut akan berlangsung pada Selasa, 7 Juli 2026.
