Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, atau akrab disapa Mas Dhito, memberikan kejutan istimewa kepada 10 kader Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri. Mereka diberi kesempatan untuk berbelanja sepuasnya di Bazar Ramadan yang digelar di Pendopo Panjalu Jayati, Senin (9/3/2026), dengan seluruh biaya ditanggung oleh Bupati.

Kegiatan Bazar Ramadan ini diselenggarakan bersamaan dengan Pondok Ramadan, sebuah inisiatif kolaboratif antara Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, serta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Kediri. Acara tersebut turut dihadiri oleh ratusan kader PKK dari berbagai desa dan kecamatan di wilayah Kabupaten Kediri.

Mas Dhito menjelaskan bahwa pemberian hadiah belanja ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi para kader PKK yang telah mengabdi selama puluhan tahun, bahkan ada yang mencapai 54 tahun. “Saya mau kasih ibu-ibu ini belanja di sini, silakan belanja terserah nanti saya yang bayar,” ujar Mas Dhito, disambut antusiasme para kader.

Menurut Mas Dhito, peran kader PKK sangat vital sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat. Salah satu fokus utamanya adalah mendukung upaya penurunan angka stunting melalui pendampingan keluarga di tingkat akar rumput.

Ia juga berharap Bazar Ramadan ini dapat menjadi motor penggerak perekonomian bagi para pelaku usaha kecil di Kabupaten Kediri. Oleh karena itu, Mas Dhito mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kediri serta masyarakat luas untuk turut serta datang dan berbelanja di bazar tersebut. “Nanti saya juga minta Ketua TP PKK untuk memborong di satu per satu stand,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito, yang akrab disapa Mbak Cicha, menyampaikan bahwa selain bazar, momentum ini juga dimanfaatkan untuk menggelar Pondok Ramadan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat keimanan sekaligus menumbuhkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.

Mbak Cicha menambahkan, bazar akan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 9 hingga 13 Maret 2026, dengan melibatkan 16 paguyuban UMKM lokal. “Pada kegiatan Pondok Ramadan ini kita menyediakan lapak untuk bazar, dengan harapan di Bulan Ramadan ini perekonomian pelaku usaha juga tetap bisa bergerak,” pungkasnya.