Sebuah unggahan di TikTok yang mengeluhkan kebisingan dari aktivitas di King Padel Kemang, Jakarta Selatan, viral hingga ditonton lebih dari 1 juta kali. Keluhan dari akun @mengejarhei tersebut sontak memicu pertanyaan publik mengenai siapa sebenarnya pemilik fasilitas olahraga yang berlokasi di Kemang itu.
Penelusuran redaksi pada Rabu, 25 Februari 2026, memang belum menemukan informasi gamblang mengenai pemilik King Padel Kemang. Namun, sebuah petunjuk kuat muncul dari unggahan legenda bulutangkis Indonesia, Liem Swie King, di akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, Liem Swie King terlihat meresmikan pembukaan King Padel Kemang bersama keluarganya. Ia menulis, “Pembukaan King Padel di area Kemang, Jakarta Selatan oleh kami sekeluarga. Mampir ya, konco-konco sedulur. Semoga bisa menjadi tempat untuk berkumpul dan berolahraga, semoga semua sehat senantiasa. Kalau bertemu saya di lapangan, jangan ragu menyapa.”
Momen pemotongan tumpeng nasi kuning juga terekam dalam acara peresmian yang berlangsung pada Juli 2025 silam. Liem Swie King didampingi oleh Greta Bunawan dari Homeground Padel.
Liem Swie King: Legenda ‘Raja Smas’ Indonesia
Liem Swie King, yang lahir pada 28 Februari 1956, bukanlah sosok sembarangan di dunia bulutangkis. Ia dikenal sebagai “Raja Smas” atau “King Smash” berkat pukulan jumping smash-nya yang sangat kuat dan akurat.
Dominasinya di kancah internasional pada era 1970-an hingga 1980-an terbukti dengan raihan 3 gelar All England (1978, 1979, 1981) dan 3 Piala Thomas (1976, 1979, 1984).
Keterkaitan dengan Homeground Padel
Meski unggahan Liem Swie King memberikan indikasi kuat, kepemilikan King Padel Kemang secara resmi belum dapat dikonfirmasi sepenuhnya. Namun, jelas bahwa King Padel Kemang memiliki afiliasi dengan Homeground Padel, di mana Greta Bunawan, yang turut hadir dalam acara peresmian, merupakan salah satu co-founder-nya.
