Jalur wisata Pusuk Sembalun, yang merupakan akses menuju kaki Gunung Rinjani di Kabupaten Lombok Timur, dilanda longsor pada Rabu (25/2) siang. Peristiwa ini terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras, menyebabkan material tanah, bebatuan, dan sebuah pohon menutupi badan jalan serta mengganggu arus lalu lintas.
Seorang pengendara bernama Agus, yang melintas di lokasi kejadian, menuturkan bahwa longsor baru saja terjadi sesaat sebelum dirinya tiba. “Longsornya baru saja terjadi. Pas kami lewat, materialnya sampai ke badan jalan, jadi pengendara cukup terganggu,” ujar Agus di Lombok Timur, Rabu.
Material longsor yang menutup sebagian ruas jalan terdiri dari tanah dan bebatuan. Selain itu, sebuah pohon berukuran besar juga ikut tergerus. Meskipun belum sepenuhnya tumbang, posisi pohon yang masih berdiri tersebut dinilai berpotensi membahayakan para pengendara.
Kapolsek Sembalun, Iptu Lalu Subadri, membenarkan kejadian longsor tersebut. Ia menyatakan bahwa petugas gabungan dari TNI, Polri, dan masyarakat setempat telah berada di lokasi untuk mengamankan area dan membersihkan material longsor. “Anggota masih di lokasi untuk pengamanan dan saat ini sedang diupayakan pembersihan material longsor,” jelas Iptu Lalu Subadri.
Menurut Iptu Lalu Subadri, longsor dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan Sembalun sejak siang hari. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. “Hujan tadi cukup deras, namun untuk korban jiwa tidak ada,” imbuhnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat dan pengendara yang akan melintas atau berkunjung ke kawasan Sembalun agar selalu berhati-hati, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu.
