Pedangdut senior Iis Dahlia akhirnya angkat bicara menanggapi tudingan miring yang menyebutnya melakukan intimidasi terhadap Ressa Rizky Rossano, putra Denada. Kabar ini mencuat setelah interaksi keduanya di sebuah acara peragaan busana menjadi viral dan memicu perdebatan di kalangan warganet.
Sebelumnya, Iis Dahlia dituduh bermuka dua karena dianggap tidak konsisten antara pembelaannya terhadap Denada dengan keakrabannya bersama Ressa. Melalui akun media sosialnya, pelantun “Payung Hitam” itu menegaskan bahwa pertemuan tersebut terjadi tanpa rencana jahat sedikit pun.
Iis Dahlia Bantah Isu Boikot Denada
Merasa gerah dengan tuduhan yang dialamatkan kepadanya, Iis Dahlia memberikan klarifikasi panjang lebar untuk meluruskan suasana. Ia secara tegas membantah telah mengeluarkan pernyataan bahwa Denada diboikot oleh program televisi gara-gara sosok Ressa.
“Tidak terjadi dan tidak pernah terucap dari mulut saya bahwa katanya Denada diboikot itu karena Ressa. Dan ada buktinya, ada Karen Delano, ada si abang, yaitu suaminya Shella (Saukia) yang mengundang Ressa juga di acara itu. Silakan boleh ditanyakan ke dia,” tegas Iis Dahlia, dikutip pada Senin (2/2/2026).
Iis menjelaskan, kehadirannya di lokasi tersebut murni untuk memenuhi undangan sahabatnya, Shella Saukia, yang tengah menggelar acara besar. Ia membantah keras narasi yang menyebut dirinya sengaja datang untuk mengerumuni atau meneror pemuda tersebut.
“Saya datang ke acara itu bukan untuk mengeruduk, bukan untuk mengerubungi, bukan untuk mengintimidasi apalagi meneror Ressa. Saya datang ke acara itu pure karena undangannya Shella Saukiaa, ada fashion show,” jelas sang pedangdut senior.
Iis menambahkan, pertemuannya dengan Ressa di tengah jalan menuju venue acara adalah kebetulan. Ia menghampiri Ressa karena rasa empati yang mendalam.
“Di tengah jalan pas mau ke venue itu, ada Ressa di situ, lagi jalan. Saya menghampiri itu karena rasa empati saya. Seluruh Indonesia kan tahu ya kabar ini, apalagi dia kan teman bekerja saya. Jadi saya mendekati dia karena empati saya sebagai seorang ibu dan juga seorang anak,” lanjutnya.
Momen Haru dan Wejangan untuk Ressa
Penyanyi berusia 53 tahun ini juga mengaku sempat menangis haru saat memberikan wejangan agar Ressa tetap sabar menghadapi cobaan hidup. Ia mengingatkan warganet bahwa dirinya adalah tipe orang yang sangat mudah tersentuh oleh hal-hal yang berkaitan dengan perasaan.
“Sebelum saya ngomong, si abang dulu yang ngomong, Ressa nanti tampilnya begini, dialah ngasih wejangan atau ngasih brief kali ya. Nah saya nyambungin sambil saya ngelus-ngelus,” cerita Iis.
Iis Dahlia bahkan sempat diledek oleh Karen Delano karena sifatnya yang mudah terharu. “Di saat saya ngelus-ngelus itu juga, saya tuh hampir diledekin sama si Karen loh. ‘Ngapain sih Ma nangis-nangis, dasar nenek-nenek,’ gitu. Cuma memang kalau kalian tahu sendiri lah hati saya itu kan gak bisa. Kalau hal-hal yang kayak gitu tuh gampang iba, gampang menyentuh. Dan kata-kata yang meneror, mengintimidasi terus sama sekali gak ada. Malah saya membesarkan hatinya,” tambahnya.
Iis menegaskan bahwa dirinya sangat menghormati area privasi keluarga Denada dan tidak memiliki niat untuk ikut campur terlalu dalam. Ia berharap semua pihak bisa bersabar agar konflik keluarga tersebut dapat berakhir dengan damai suatu saat nanti.
“Saya bilang, ‘Kamu alhamdulillah sekarang banyak berkah.’ Intinya gitu lah. Kita semua berdoa. Mudah-mudahan hal baik yang akan terjadi, sabar. Mungkin suatu saat nanti, entah kapan itu kita berharap semuanya selesai, semua berjalan baik,” pungkas Iis Dahlia.
