Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia berhasil mengukuhkan diri sebagai juara putaran pertama Proliga 2026. Prestasi gemilang ini diraih setelah tim tersebut tampil tak terkalahkan dalam enam pertandingan sepanjang putaran pertama, menunjukkan dominasi yang kuat di kompetisi bola voli nasional.
Pada laga penutup putaran pertama yang berlangsung di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, Kamis (29/1/2026) malam, Gresik Phonska Plus membekuk Jakarta Livin’ Mandiri dengan skor ketat 3-2 (25-15, 21-25, 25-21, 22-25, 15-7). Kemenangan beruntun ini memantapkan posisi Gresik Phonska di puncak klasemen dengan nilai 17, sekaligus berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar Rp 30 juta.
Performa Fluktuatif di Laga Penentu
Meski meraih kemenangan, penampilan Mediol Stiovany Yoku dan rekan-rekan di hadapan pendukung sendiri dinilai tidak semulus laga-laga sebelumnya yang kerap berakhir dengan skor telak 3-0 atau 3-1. Tim tuan rumah sempat kehilangan fokus di beberapa set.
“Memang set kedua dan keempat tadi kami sering melakukan kesalahan sehingga lawan bisa menekan. Bersyukur kami bisa kembali fokus pada set kelima,” ujar Medi Yoku usai pertandingan, mengakui adanya penurunan performa.
Gresik Phonska mengawali pertandingan dengan meyakinkan, unggul 25-15 di set pertama. Namun, momentum berbalik di set kedua saat Jakarta Livin’ Mandiri berhasil menekan dan memenangkan set dengan skor 25-21. Memasuki set ketiga, Gresik Phonska kembali bangkit dengan penerimaan bola servis yang solid dan blok rapat, mengamankan set 25-21.
Sayangnya, grafik penampilan tuan rumah kembali menurun di set keempat, memungkinkan Livin’ Mandiri menyamakan kedudukan setelah menang 25-22. Situasi ini memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.
Kunci Kemenangan di Set Penentu
Di set kelima, tim asuhan Alessandro Lodi ini tancap gas. Mereka langsung unggul 4-1 dan mempertahankan keunggulan 8-6 saat terjadi perpindahan tempat. Gresik Phonska terus melaju, menambah lima angka untuk unggul jauh 13-6. Satu poin krusial dari bola tipuan mematikan yang dilancarkan setter Arneta Putri akhirnya memastikan kemenangan Gresik Phonska atas Livin’ Mandiri dengan skor 15-7.
Pelatih Gresik Phonska, Alessandro Lodi, menyatakan kepuasannya atas hasil putaran pertama. “Enam kemenangan sepanjang putaran pertama tentu sebuah hasil yang bagus, tetapi kami tetap akan melakukan evaluasi dan perbaikan untuk menghadapi laga berikutnya,” kata Lodi, menegaskan komitmen tim untuk terus berkembang.
Tanggapan Jakarta Livin’ Mandiri
Di sisi lawan, kapten tim Jakarta Livin’ Mandiri, Yolla Yuliana, mengaku tidak terlalu kecewa dengan kekalahan timnya. Ia menilai timnya telah memberikan penampilan maksimal. “Kalah 2-3 bukan hasil yang buruk, kami tetap senang karena sudah memberikan perlawanan maksimal. Pemain asing baru kami juga belum nyetel dan masih berusaha menemukan pola terbaik,” tutur Yolla.
Diketahui, Jakarta Livin’ Mandiri baru saja mendatangkan pemain asing baru asal Polandia, Weronika Wiktoria Szlagowska, untuk menggantikan Geida Aktas yang kontribusinya dinilai kurang optimal. Proses adaptasi pemain baru ini menjadi salah satu faktor yang disoroti.
