Anggota Komisi X DPR RI Dapil Jatim I (Surabaya-Sidoarjo), Lita Machfud Arifin, memberikan dukungan signifikan terhadap upaya pengelolaan sampah mandiri di Kampung Oase Songo, RT 09 RW 03, Kelurahan Simomulyo Baru, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya. Bantuan berupa pembangunan empat unit kandang maggot modern berbahan besi galvalum diserahkan langsung pada Minggu (26/4/2026).

Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat yang telah lama diinisiasi oleh warga setempat. Kampung Oase Songo dikenal aktif mengelola sampah secara swadaya melalui budidaya maggot dan ternak lele, serta rutin menggelar kerja bakti setiap minggu.

Modernisasi Fasilitas Budidaya Maggot

Sebelumnya, kandang maggot di Kampung Oase Songo masih berbahan kayu. Melihat kondisi tersebut, Lita Machfud Arifin berinisiatif memberikan bantuan renovasi menjadi konstruksi galvalum yang dinilai lebih kokoh, tahan lama, dan layak. Modernisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengolahan sampah organik dan memberikan nilai tambah bagi warga.

“Saya sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga Kampung Oase Songo. Program seperti ini harus kita dukung bersama agar bisa berkembang dan menjadi contoh bagi wilayah lain,” ujar Lita, Minggu (26/4/2026).

Dukungan Berkelanjutan untuk Lingkungan dan Pendidikan

Selain pembangunan kandang maggot, Lita juga menyiapkan bantuan tempat sampah pilah untuk memisahkan sampah organik dan nonorganik. Dukungan lain berupa ember akan diberikan untuk menunjang pengembangan ternak lele mandiri yang juga menjadi salah satu program unggulan kampung ini.

Lita menegaskan komitmennya menjadikan Kampung Oase Songo sebagai wilayah binaan. Ia meyakini program berbasis lingkungan seperti ini perlu terus didorong agar bisa direplikasi di kampung lain. “Saya ingin kampung ini menjadi role model pengelolaan sampah mandiri berbasis masyarakat,” tambahnya.

Dalam kunjungannya, Lita Machfud Arifin juga meninjau perpustakaan kampung yang berfungsi sebagai ruang belajar anak-anak. Ia menyatakan akan memberikan dukungan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi bagi anak-anak yang aktif memanfaatkan fasilitas tersebut.

Apresiasi dari Warga

Ketua RT 09 RW 03, Naning, menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan kandang maggot sangat membantu warga dalam meningkatkan pengelolaan sampah mandiri.

“Kami berharap sinergi ini terus berlanjut agar kegiatan lingkungan dan pendidikan di kampung kami semakin berkembang,” ujar Naning.

Dengan dukungan tersebut, warga Kampung Oase Songo optimistis dapat terus berkembang sebagai contoh pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat di Surabaya.