Harga hewan kurban di Kabupaten Kediri mulai menunjukkan kenaikan menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Fenomena ini terjadi setelah sempat stabil selama empat hingga lima bulan terakhir, didorong oleh tingginya permintaan dari luar daerah.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, pada Jumat (08/05/2026) mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini, khususnya untuk kambing, belum terlalu signifikan. “Biasanya menjelang Idul Kurban sudah ada kenaikan Rp1 juta ini belum, tapi sudah mulai ada kenaikan. Kan entah Rp500, entah Rp200 sudah mulai ada kenaikan,” jelas Tutik.

Berbeda dengan kambing, harga sapi dan daging sapi di Kabupaten Kediri terpantau masih stabil. Tutik menyebut, harga daging sapi tetap berada di kisaran Rp110 ribu hingga Rp115 ribu per kilogram selama beberapa tahun terakhir.

Stok Hewan Kurban Melimpah, Permintaan Luar Daerah Melonjak

Berdasarkan pendataan terbaru DKPP, Kabupaten Kediri memiliki stok hewan kurban yang sangat mencukupi. Tercatat, jumlah sapi mencapai 12.783 ekor, kambing 46.742 ekor, dan domba 6.800 ekor. Total keseluruhan ternak kurban mencapai 66.325 ekor.

Sementara itu, kebutuhan masyarakat Kabupaten Kediri untuk hewan kurban tahun ini diperkirakan hanya sekitar 24.420 ekor, yang terdiri dari 1.420 ekor sapi serta 23 ribu ekor kambing dan domba. Angka ini menunjukkan surplus ternak kurban yang cukup besar di Kediri, dengan surplus sapi mencapai 11.363 ekor dan kambing serta domba surplus 30.542 ekor.

Surplus ini tidak hanya menjamin ketahanan pangan lokal, tetapi juga membuka peluang besar untuk distribusi ternak ke wilayah lain. Tutik Purwaningsih menambahkan, pada tahun 2026 ini, peternak di Kabupaten Kediri menerima pesanan hewan kurban yang luar biasa dari luar daerah.

“Evaluasi kami tahun 2026 ini, untuk permintaan keluar, khususnya hewan kurban luar biasa sekali. Kambing, dari teman-teman sudah menyampaikan, ada permintaan sekian-sekian Bu ke Jawa Barat. Sapi, hampir semuanya sudah laku. Nah, kalau teman-teman menyampaikan di Jawa Tengah, Jawa Barat,” paparnya.

Jaminan Kesehatan dan Kelayakan Ternak

DKPP Kabupaten Kediri juga memastikan bahwa selain kuantitas, aspek kesehatan dan kelayakan ternak menjadi prioritas utama. Pengawasan rutin serta pemeriksaan kesehatan hewan terus dilakukan untuk menjamin bahwa ternak yang beredar memenuhi standar kesehatan dan syariat Islam.

Dengan capaian ini, Pemerintah Kabupaten Kediri optimistis pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan kebutuhan hewan kurban terpenuhi dengan baik. “Kondisi ini menegaskan bahwa Kabupaten Kediri berada dalam posisi yang sangat aman dalam pemenuhan kebutuhan ternak kurban,” tandas Tutik.