Aktris senior Andi Soraya angkat bicara menyoroti video pengakuan dan permintaan maaf Denada untuk Ressa Rizky Rossano yang dirilis melalui akun Instagram sang penyanyi pada 2 Februari 2026. Meskipun mengapresiasi keberanian Denada, Andi mengaku heran dengan satu hal krusial.

Keheranan Andi Soraya tertuju pada absennya nama Bu Ratih dalam permintaan maaf tersebut. Padahal, menurut Andi, Bu Ratih adalah sosok yang telah merawat dan membesarkan Ressa Rizky Rossano selama 24 tahun.

“Sedih banget Bu Ratih. Susah banget ya minta maaf?” ungkap Andi Soraya kepada wartawan. Ia menegaskan bahwa permintaan maaf tidak seharusnya hanya ditujukan kepada Ressa dan almarhumah ibunya, melainkan juga kepada pihak keluarga yang masih hidup dan berperan besar dalam kehidupan Ressa.

“Yang masih hidup nih kagak dimintain maaf? Sudah nitipin anak, kagak punya komitmen pula. Bu Ratih itu membesarkan Ressa pakai kasih sayang, dirangkul, dicintai seperti anak kandung sendiri,” tambah Andi dengan nada prihatin.

Lebih lanjut, Andi Soraya mempertanyakan motif di balik perilisan video permintaan maaf Denada. Ia menduga langkah tersebut dilakukan semata demi menyelamatkan karier sang penyanyi di industri hiburan.

“Kenapa lu, Den? Habis dimarahi produser? Takut diboikot? Apa lu nyesel karena ketahuan?” tutur ibu tiga anak tersebut secara kritis.

Andi Soraya berharap Denada dapat segera bertemu langsung dengan Bu Ratih, Ressa Rizky Rossano, dan keluarga Banyuwangi untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, bukan hanya melalui media sosial.

Polemik ini bermula pada awal Februari 2026, melibatkan Ressa Rizky Rossano. Meskipun Denada telah mengakui Ressa sebagai anaknya, Ressa tetap menempuh jalur hukum dengan menggugat Denada sebesar Rp7 miliar atas dugaan penelantaran anak selama lebih dari dua dekade. Hingga kini, proses mediasi yang dilakukan di Pengadilan Negeri Banyuwangi dilaporkan belum mencapai kesepakatan, sehingga perseteruan antara pihak Denada dan Ressa terus menjadi sorotan publik.