Persija Jakarta akan menghadapi tantangan berat saat menjamu Persis Solo dalam lanjutan BRI Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin, 27 April 2026. Laga ini menjadi krusial bagi Macan Kemayoran yang tengah berjuang mengatasi masalah ketajaman lini depan mereka.
Persija Berjuang Atasi Krisis Gol
Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengakui timnya telah mengasah penyelesaian akhir menyusul performa lini serang yang mendadak tumpul di momen paling krusial musim ini. Dalam dua pertandingan terakhir, Persija hanya mampu mencetak dua gol, sebuah catatan yang jauh dari harapan.
Situasi ini terlihat jelas saat Persija hanya meraih kemenangan tipis atas PSBS Biak dan ditahan imbang oleh PSIM Yogyakarta. Hasil-hasil tersebut terasa pahit, mengingat kualitas skuad Persija seharusnya mampu melibas lawan-lawan tersebut dengan lebih meyakinkan.
Mandulnya lini depan ini berdampak langsung pada peluang juara Macan Kemayoran yang kini perlahan memudar. Hasil imbang terakhir bukan hanya kehilangan dua poin penting, tetapi juga memukul mental tim yang sedang berupaya mengejar puncak klasemen.
Jadwal Padat Jadi Kendala
Mauricio Souza tidak menampik bahwa kondisi timnya jauh dari ideal. Jadwal pertandingan yang sangat padat membuat persiapan tim terasa mepet, bahkan nyaris tanpa ruang bernapas.
“Kami memainkan dua pertandingan dalam waktu kurang dari lima hari. Persiapan jelas tidak ideal,” ujar Souza, menyoroti tantangan yang dihadapi timnya menjelang laga kontra Persis Solo.
Meski demikian, Persija bertekad untuk bangkit dan meraih poin penuh di kandang demi menjaga asa di jalur perburuan gelar BRI Super League.
