Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kediri bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri menggelar sosialisasi Program Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) kepada perwakilan kelurahan. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 14 April 2026, di Kantor Dinas Kominfo Kota Kediri, sebagai persiapan menjelang monitoring dan penilaian program tersebut.

Program Kelurahan Cantik merupakan inisiatif strategis yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi aparatur desa dan kelurahan dalam mengelola serta memanfaatkan data. Tujuan utamanya adalah memastikan perencanaan pembangunan di tingkat desa atau kelurahan dapat dilakukan secara lebih akurat dan tepat sasaran.

Peran Walidata dan Transparansi Data

Rony Yusianto, Kepala Dinas Kominfo Kota Kediri, menjelaskan bahwa sebagai Walidata, pihaknya memegang peran krusial dalam membantu pengumpulan dan pengelolaan data di tingkat kelurahan. Selain itu, Dinas Kominfo juga menyediakan sarana berupa website kelurahan untuk publikasi data.

“Transparansi data statistik yang dihimpun oleh kelurahan selaku produsen data nantinya dapat diakses masyarakat melalui media sosial dan website resmi kelurahan,” ucap Rony.

Terkait kesiapan implementasi, Dinas Kominfo Kota Kediri telah melakukan pembaruan website pada tiga kelurahan prioritas, yakni Kelurahan Tamanan, Kelurahan Banjarmlati, dan Kelurahan Campurejo. Rony menambahkan, “Alhamdulillah, PIC di tiga kelurahan tersebut telah mengikuti bimbingan teknis terkait pengelolaan konten statistik pada website kelurahan. Website ini berfungsi sebagai sarana penyajian data yang informatif dan mudah diakses oleh masyarakat maupun OPD.”

Manfaat dan Target Program

Sejak tahun 2022 hingga 2026, tercatat sebanyak 13 kelurahan telah mengikuti pembinaan Program Kelurahan Cantik. Rinciannya adalah 4 kelurahan pada tahun 2022, 2 kelurahan pada tahun 2023, 3 kelurahan pada tahun 2024, 1 kelurahan pada tahun 2025, dan 3 kelurahan pada tahun 2026. Melalui kegiatan sosialisasi ini, Rony berharap seluruh pihak dapat menjaga komitmen untuk menyukseskan target pembinaan 100 persen Kelurahan Cantik di Kota Kediri.

Sementara itu, Emil Wahyudiono, Kepala BPS Kota Kediri, menegaskan bahwa pembinaan Kelurahan Cantik memberikan beragam manfaat. Manfaat tersebut antara lain meningkatkan transparansi informasi publik serta memudahkan akses data bagi masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Lebih lanjut, Emil menjelaskan bahwa program ini juga berkontribusi pada pencapaian Asta Cita ke-6, yaitu pembangunan berkeadilan melalui pendekatan dari desa dan dari bawah guna mendorong pemerataan ekonomi serta pengentasan kemiskinan.

“Melalui pembinaan Kelurahan Cantik, kapabilitas statistik desa/kelurahan akan meningkat. Dengan demikian, kualitas data yang dihasilkan menjadi lebih baik dan dapat mendukung pengambilan keputusan berbasis data, sehingga pembangunan di tingkat kelurahan semakin tepat sasaran,” pungkas Emil.