Dinar Candy, disjoki sekaligus selebritas Tanah Air, baru-baru ini mengungkapkan pengalaman kelam yang menimpanya beberapa tahun silam. Ia menceritakan bagaimana dirinya menjadi korban praktik santet yang menyebabkan kondisi fisiknya menurun drastis selama hampir satu tahun, tepatnya saat masih menempuh pendidikan di bangku kuliah.
Awal Mula Teror dan Gejala Misterius
Fenomena non-medis tersebut, menurut Dinar, diduga bermula dari penolakan cintanya terhadap seorang pria berlatar belakang finansial mapan. Pria yang sakit hati itu kemudian diduga mengirimkan guna-guna, mengubah kehidupan Dinar menjadi penuh penderitaan fisik yang sulit dijelaskan secara logika medis.
Gejala yang dirasakan Dinar Candy sangat spesifik. Rasa sakit seperti ditusuk-tusuk mulai muncul pada jam-jam tertentu setiap malam, biasanya dimulai pukul sepuluh malam dan mereda saat memasuki waktu subuh. Kondisi ini berlangsung selama sekitar sebelas bulan, membuatnya tidak mampu menjalani aktivitas perkuliahan dengan normal.
“Aku bengkak perut setahun lebih, 11 bulan ya Pak. Jadi perutnya bengkak, kalau diperiksa ke dokter itu ada cairan di luar lambung tapi rasanya tuh ditusuk-tusuk kalau jam 10 malam sampai jam 5 subuh,” ungkap Dinar Candy, menceritakan kembali penderitaannya.
Upaya Medis dan Perjuangan Sang Ayah
Keluarga Dinar Candy awalnya mencari bantuan medis dengan melakukan pemeriksaan rontgen di rumah sakit. Namun, hasil medis menunjukkan inkonsistensi yang membingungkan. Pada pemeriksaan pertama ditemukan adanya indikasi kista, namun saat dilakukan pengecekan ulang, tanda-tanda kista tersebut tiba-tiba menghilang.
Haji Acep, ayah Dinar Candy, merasa sangat terpukul melihat kondisi putrinya yang semakin memprihatinkan. Beliau bahkan menjual beberapa aset pribadinya, termasuk mobil angkot, untuk membiayai pengobatan Dinar ke berbagai tempat, mulai dari jalur medis hingga mendatangi beberapa dukun.
“Pokoknya Bapak mah habis angkot jual-jualin, dijualin terus ada dukun katanya ini mah Pak Haji bakal sembuh kalau ini gini gini. Tapi enggak sembuh-sembuh, itu dua hari sekali ngedatangin dukun,” ujar Haji Acep, menggambarkan keputusasaannya saat itu.
Selama masa sakit, posisi tubuh Dinar Candy juga mengalami perubahan karena ia tidak bisa berdiri tegak akibat beban dan rasa sakit di area perutnya. Ia terpaksa berjalan dengan posisi membungkuk setiap hari karena rasa nyeri yang tidak tertahankan jika mencoba meluruskan badan. Hal ini membuat Haji Acep semakin giat mendoakan kesembuhan putrinya melalui jalur agama dan syariat Islam.
Petunjuk Mimpi dan Kesembuhan Ajaib
Titik terang kesembuhan Dinar Candy akhirnya muncul setelah Haji Acep mendapatkan petunjuk melalui mimpi, tak lama setelah sang nenek meninggal dunia. Dalam mimpi tersebut, almarhumah nenek memberikan instruksi khusus mengenai lokasi dan cara menyembuhkan penyakit misterius Dinar.
Petunjuk itu mengarahkan mereka ke sebuah wilayah di Sukabumi untuk melakukan ritual pembersihan diri di Sumur Gentar Bumi, yang dipercaya memiliki karomah untuk menyembuhkan gangguan ghaib. Haji Acep mencatat detail alamat dan nama tokoh agama yang muncul dalam mimpinya.
“Anak bapak bakalan sembuh tapi pakai syariat, syariatnya itu harus dimandiin di Leuwi Gentar Bumi namanya, sumur-sumur Gentar Bumi. Tapi di mimpi itu gamblang ada namanya Pak, terus dicatat Bapak,” tambah sang ayah.
Tanpa ragu, Haji Acep langsung membawa Dinar Candy menuju alamat tersebut. Proses pengobatan dilakukan dengan memandikan Dinar menggunakan air dari sumur tersebut sebagai bentuk syariat untuk membuang pengaruh negatif dalam tubuhnya. Ajaibnya, setelah ritual mandi, kondisi perut Dinar Candy yang semula membengkak keras langsung berangsur mengempis. Rasa sakit yang menghantuinya selama sebelas bulan pun hilang seketika setelah pulang dari sana.
Trauma dan Kewaspadaan Dinar Candy
Dinar Candy mengakui, pengalaman tersebut sempat membuatnya menjadi pribadi yang sangat peka terhadap keberadaan energi ghaib. Meskipun kini ia sudah jauh lebih sehat dan sukses, trauma akan kejadian santet itu tetap membekas dalam ingatannya. Ia kini lebih waspada dalam menjalin hubungan dengan orang baru.
Selain kejadian di masa kuliah, Dinar juga mengungkapkan gangguan serupa sempat muncul kembali beberapa waktu lalu saat ia terlibat masalah percintaan yang viral. Ia mengaku pernah melihat penampakan ular secara nyata di bawah mobil pribadinya, yang diduga sebagai kiriman dari pihak yang membencinya. Namun, kali ini ia merasa lebih terlindungi karena rajin menjalankan ibadah dan doa bersama.
Ayah Dinar Candy, Haji Acep, terus mengingatkan putrinya agar selalu menjaga ibadah salat lima waktu sebagai tameng utama dari segala gangguan jahat. Beliau percaya bahwa kekuatan doa adalah satu-satunya cara untuk melawan praktik ilmu hitam yang bisa menyerang kapan saja.
sumber gambar: Instagram, Youtube – C8 Podcast 