PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) mencatat lonjakan signifikan volume kendaraan yang melintasi Ruas Jalan Tol Pandaan-Malang selama periode arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 1447 H. Sebanyak 1.155.152 kendaraan telah keluar-masuk wilayah Malang Raya sejak H-10 hingga H+5 Lebaran, terhitung mulai 11 hingga 27 Maret 2026.
Angka kumulatif tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 21,14 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas di hari normal pada tahun 2026, yang tercatat sebanyak 953.562 kendaraan. Lonjakan ini terjadi seiring dengan pergerakan masyarakat yang menuju maupun meninggalkan wilayah Malang dan Kota Batu selama libur panjang.
General Manager Operasi JPM, Muhammad Reza Pahlevi Guntur, memastikan bahwa layanan operasional di jalan tol tetap berjalan optimal meskipun terjadi peningkatan pergerakan kendaraan yang sangat signifikan. “Meskipun terjadi peningkatan pergerakan kendaraan yang sangat signifikan, kepadatan lalu lintas atau Volume to Capacity (V/C) ratio di gerbang tol berhasil kami jaga pada ambang batas aman dan lancar,” tegas Reza di Malang, Sabtu (28/3/2026).
Menurut Reza, kelancaran arus lalu lintas ini merupakan hasil dari rekayasa distribusi antrean yang efektif. Pihaknya memaksimalkan penggunaan perangkat Mobile Reader (MR) di gerbang tol untuk mempercepat transaksi, serta melakukan penataan area parkir di rest area agar mampu menampung kapasitas kendaraan saat musim libur puncak.
Berdasarkan data operasional JPM, Gerbang Tol (GT) Singosari menjadi yang paling sibuk dengan 263.966 kendaraan masuk dan 266.192 kendaraan keluar Malang. GT Malang melayani 133.265 kendaraan masuk dan 119.246 kendaraan keluar Malang. Sementara itu, GT Purwodadi mencatat 60.118 kendaraan masuk dan 62.060 kendaraan keluar Malang.
Selanjutnya, GT Pakis melayani 64.713 kendaraan masuk dan 59.716 kendaraan keluar Malang. Terakhir, GT Lawang mencatat 58.263 kendaraan masuk dan 67.613 kendaraan keluar Malang.
