Industri perhotelan di Kota Pahlawan kini menyambut wajah baru dengan rekam jejak internasional. Muhamad Muamar Khadafi, sosok yang akrab disapa Dafi, resmi diperkenalkan sebagai General Manager (GM) Dafam Pacific Caesar Surabaya. Penunjukan ini menandai babak baru bagi operasional hotel di tengah persaingan pasar yang kian dinamis.
Sebelum berlabuh di Surabaya, Dafi telah membangun jam terbang tinggi di berbagai hotel ternama di Batam. Pengalamannya kemudian membawanya menembus kerasnya industri kapal pesiar internasional, sebuah arena yang menguji ketahanan dan profesionalisme.
Prestasi Dafi di kapal pesiar terbilang melesat. Ia berhasil menduduki posisi Front Office hanya dalam kontrak kedua, sebuah pencapaian yang jarang diraih tenaga kerja asal Indonesia dalam waktu singkat. Keberaniannya mengambil tantangan global ini mengantarkannya menjadi salah satu GM termuda di bawah naungan Dafam Group pada usia 35 tahun.
Selain bekal manajerial yang mumpuni, Dafi memiliki latar belakang unik sebagai lulusan pesantren. Kombinasi disiplin santri yang menjunjung nilai spiritual serta etos kerja global menjadi fondasi kepemimpinannya dalam mengelola tim.
Filosofi Pelayanan dan Tantangan Dinamis
Dafi mengungkapkan pandangannya mengenai industri perhotelan. “Bagi saya, hotel bukan sekadar bangunan untuk menginap, tapi wadah membentuk karakter. Keberhasilan di industri ini murni hasil dari ketekunan dan kecintaan kita pada pelayanan,” ujar Dafi saat ditemui di Surabaya, Senin (6/4/2026).
Ia menambahkan bahwa bekerja di bidang hospitality membutuhkan ketahanan mental ekstra, terutama mengingat profil tamu di Surabaya yang beragam, mulai dari pebisnis hingga wisatawan keluarga. Kesiapan staf dalam merespons kebutuhan pelanggan menjadi prioritas utamanya.
“Menjalani bisnis hotel itu terlihat sederhana, namun penuh dinamika di lapangan. Justru tantangan harian itulah yang mengasah ketangkasan tim dalam menghadapi berbagai situasi,” lanjutnya.
Melalui kepemimpinan baru ini, Dafam Pacific Caesar Surabaya berupaya memperkuat loyalitas pelanggan dengan pendekatan yang lebih personal. Dafi ingin memastikan bahwa setiap tamu tidak hanya mendapatkan kamar yang nyaman, tetapi juga merasakan keramahan yang tulus dari seluruh staf.
Dafi menutup pernyataannya dengan pesan inspiratif kepada timnya. “Setiap individu adalah pemimpin bagi dirinya sendiri. Saya mengajak seluruh tim untuk memberikan yang terbaik, karena dedikasi yang sungguh-sungguh tidak akan pernah mengkhianati hasil,” tutup Dafi.
