SAMARINDA – Malut United akan melakoni laga tandang berat melawan pemuncak klasemen sementara, Borneo FC, dalam lanjutan pekan ke-34 BRI Super League. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu (23/5).

Laskar Kie Raha, julukan Malut United, datang ke Samarinda dengan kondisi tim yang pincang. Sejumlah pilar utama dipastikan absen karena berbagai sebab, mulai dari akumulasi kartu hingga cedera. Empat pemain kunci, Yakob Sayuri, Yance Sayuri, Lucas Cardoso, dan Wbeymar Angulo, harus menepi akibat larangan bermain. Sementara itu, Alan Jose dan Tyronne del Pino masih berkutat dengan pemulihan cedera.

Tak hanya itu, Malut United juga kehilangan Ciro Alves yang mengalami masalah kesehatan, serta Igor Inocencio yang tidak dapat bergabung dengan tim karena urusan keluarga. Kondisi ini membuat Pelatih Hendri Susilo hanya membawa 16 pemain untuk menghadapi tim berjuluk Pesut Etam tersebut.

Hendri Susilo Tegaskan Malut United Tak Gentar

Meski dihadapkan pada badai absen pemain, Pelatih Malut United Hendri Susilo menegaskan bahwa timnya tidak gentar menghadapi kekuatan Borneo FC. Ia memastikan seluruh pemain yang dibawa ke Samarinda siap memberikan performa terbaik demi meraih hasil maksimal.

“Kami membawa 16 pemain ke Samarinda karena ada beberapa yang cedera dan mendapatkan akumulasi kartu. Walau begitu, persiapan tim tetap berjalan baik dan semua pemain yang dibawa dalam keadaan siap untuk bermain,” ujar Hendri Susilo, dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (23/5).

Pernyataan Hendri Susilo ini menunjukkan optimisme tinggi di kubu Malut United. Mereka bertekad untuk mencuri poin di kandang Borneo FC, meskipun harus berjuang dengan skuad yang terbatas. Laga ini diprediksi akan menjadi ujian mental dan strategi bagi Laskar Kie Raha dalam upaya mereka memperbaiki posisi di klasemen.