Petenis nomor satu dunia, Carlos Alcaraz, membeberkan kunci di balik performa gemilangnya yang tak terkalahkan dengan rekor 12-0 di awal tahun 2026. Menurut Alcaraz, rahasia tersebut bukan terletak pada pukulan forehand atau backhand-nya, melainkan pada kemampuan mengendalikan emosi di lapangan.

“Saya pikir di lapangan saya mengendalikan emosi saya dengan lebih baik. Saya akan mengatakan bahwa itulah kunci dari level tenis bagus yang saya tunjukkan akhir-akhir ini,” kata Alcaraz dalam konferensi pers pra-turnamen ATP Masters 1000 BNP Paribas Open 2026 di Indian Wells, California, Amerika Serikat, Rabu (4/3).

Petenis Spanyol berusia 22 tahun itu menambahkan, ketenangan membantunya menemukan solusi di setiap pertandingan. “Karena di lapangan, saya hanya mengendalikan diri, dan dalam keadaan tenang saya dapat menemukan solusi,” ujarnya, seperti dikutip dari ATP, Kamis (5/3).

Alcaraz telah menyelesaikan Career Grand Slam-nya di Australian Open dan melanjutkan momentum positifnya dengan meraih gelar di Doha. Pola pikir yang tenang menjadi fondasi kemenangannya di awal musim ini.

“Ketika saya marah atau ketika saya bermain buruk atau apa pun, saya hanya menemukan jalan yang benar lagi, karena saya tenang,” jelas Alcaraz. “Saya mengendalikan diri dan emosi saya, dan saya mempertahankan fokus yang baik. Saya akan mengatakan bahwa saya melakukannya bahkan lebih baik dari sebelumnya.”

Di Indian Wells, Alcaraz memiliki catatan impresif 20-3 dalam indeks menang/kalah ATP. Ia merupakan juara bertahan dua kali, setelah meraih kejayaan di gurun California pada edisi 2023 dan 2024.

Untuk pertama kalinya, Alcaraz tiba di Indian Wells dengan status tak terkalahkan, memancarkan kepercayaan diri tinggi menjelang turnamen ATP Masters 1000 pertama musim ini. “Saya sangat bangga dengan awal tahun saya,” ucap Alcaraz.

“Semoga rentetan kemenangan berlanjut atau saya akan mencoba itu, tetapi saya senang melihat diri saya bermain tenis dengan hebat,” tambahnya.

Alcaraz akan memulai perjalanannya untuk meraih gelar Indian Wells ketiganya dengan menghadapi pemenang antara mantan petenis nomor tiga dunia Grigor Dimitrov atau petenis kidal Prancis yang sedang naik daun, Terence Atmane.

“Sejujurnya, semuanya berjalan sangat baik,” kata Alcaraz. “Rasanya sedikit berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tetapi saya telah menjalani beberapa latihan yang bagus. Saya sudah kembali dan siap, jadi semuanya berjalan baik dan saya bersemangat untuk memulai.”sumber gambar: ATP Tour