Air Asia menyalurkan donasi sekitar Rp13 miliar untuk mendukung pemulihan sosial masyarakat Palu, Sulawesi Tengah, pascabencana gempa dan tsunami yang melanda pada tahun 2018. Dana tersebut dihimpun melalui kampanye #ToIndonesiaWithLove yang diinisiasi oleh Air Asia Foundation.

Program pemulihan ini dijalankan melalui kolaborasi erat dengan Yayasan Arkom Indonesia, berfokus pada rehabilitasi dan rekonstruksi berbasis komunitas di wilayah terdampak. Dana yang terkumpul dialokasikan untuk berbagai inisiatif pemulihan jangka panjang bagi masyarakat.

Fokus Program: Hunian Tahan Gempa dan Penguatan Komunitas

Pelaksana Tugas Direktur Utama Indonesia Air Asia, Captain Achmad Sadikin Abdurachman, menjelaskan bahwa program donasi ini mencakup berbagai upaya penguatan komunitas. “Program ini mencakup pembangunan hunian tahan gempa, penyusunan perencanaan desa pesisir, serta penguatan pusat komunitas sebagai bagian dari pemulihan sosial masyarakat,” kata Achmad pada Senin (9/3).

Selain implementasi program di lapangan, Air Asia Foundation juga memberikan dukungan untuk dokumentasi pembelajaran dari seluruh kegiatan. Yayasan Arkom Indonesia telah merangkum pengalaman dan praktik pemulihan dalam sebuah buku dokumenter berjudul Pilah, Pilih, Pulih.

Buku tersebut secara resmi diluncurkan pada 6 Maret 2026, memuat pengalaman berharga masyarakat serta pendekatan rekonstruksi berbasis komunitas yang telah diterapkan selama program berlangsung. Ini menjadi referensi penting bagi upaya pemulihan bencana di masa mendatang.

Komitmen Jangka Panjang dan Konektivitas Penerbangan

Indonesia Air Asia menegaskan bahwa komitmen ini merupakan bagian tak terpisahkan dari perjalanan perusahaan bersama masyarakat Palu. Tujuannya adalah untuk terus mendukung pemulihan sosial dan memperkuat ketahanan komunitas dalam menghadapi potensi bencana di masa depan.

Sebelumnya, Indonesia Air Asia juga telah mengoperasikan penerbangan perdana rute Surabaya–Makassar–Palu. Pembukaan rute ini bertujuan untuk memperkuat konektivitas antara Pulau Jawa dan Sulawesi, sekaligus menambah pilihan perjalanan bagi masyarakat yang ingin menuju Palu atau transit di Makassar untuk melanjutkan perjalanan ke kota-kota lain di Sulawesi seperti Kendari dan Luwuk.