Gebyar Zakat, Infak, Sedekah, dan Fidyah (Gebyar Zakiyah) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Serang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang berlangsung meriah pada Kamis, 12 Maret 2026. Acara ini tidak hanya menjadi ajang pengumpulan dan penyaluran dana zakat, tetapi juga dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Quran serta pemberian santunan kepada 1.000 anak yatim.
Bertempat di Lapangan Tennis Indoor, Setda Kabupaten Serang, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Serang dalam memperkuat aspek keagamaan dan sosial. Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah secara langsung menunaikan zakatnya sebesar Rp100 juta melalui Baznas Kabupaten Serang. Langkah ini diikuti oleh Wakil Bupati M Najib Hamas yang menyalurkan zakat sebesar Rp30 juta, serta Ketua DPRD Bahrul Ulum dengan zakat Rp10 juta.
Tidak hanya para pimpinan daerah, Gebyar Zakiyah juga diikuti oleh pembayaran zakat dari para pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkab Serang. Kegiatan ini mengusung tema ‘Melalui Nilai-nilai Al-Qur’an Kita Wujudkan Kabupaten Serang Bahagia Melalui Penguatan Iman, Pelayanan, dan Kepedulian Sosial’, dengan harapan dapat memperkuat nilai keagamaan dan menumbuhkan semangat kepedulian sosial di masyarakat.
Bupati Serang Tekankan Zakat sebagai Instrumen Penanggulangan Kemiskinan
Kepada awak media, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menjelaskan bahwa peringatan Nuzulul Quran dan Gebyar Zakat ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan fidyah. “Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan gebyar zakat, infak, sedekah dan fidyah. Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Baznas Kabupaten Serang yang juga telah menyampaikan laporan terkait pengumpulan zakat, infak, sedekah, dan fidyah,” ujar Zakiyah, sapaan akrab Ratu Rachmatuzakiyah.
Selain penyaluran zakat, sebanyak 1.000 anak yatim menerima santunan dan perlengkapan sekolah. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban dan membantu kebutuhan pendidikan mereka. “Kami juga memberikan santunan serta perlengkapan sekolah kepada 1.000 anak yatim hari ini. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi mereka,” tambahnya.
Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan bahwa program zakat yang dijalankan Pemkab Serang memiliki peran lebih dari sekadar pengumpulan dana. “Program zakat ini bukan hanya soal pengumpulan dana, tetapi merupakan instrumen penting dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Serang. Kita tahu masih banyak anak yatim dan masyarakat fakir miskin yang harus kita bantu bersama,” tegasnya.
Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Serang untuk meningkatkan kesadaran dan rutin menunaikan zakat, infak, serta sedekah. Ia percaya bahwa dengan partisipasi aktif masyarakat, beban kaum kurang mampu dapat berkurang, sekaligus memperkuat ikatan sosial demi terwujudnya Kabupaten Serang yang lebih sejahtera dan harmonis.
