Seluruh jamaah haji asal Kota Bima dilaporkan dalam kondisi sehat dan prima menjelang puncak ibadah haji. Kloter 11 yang merupakan gabungan jamaah dari Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu, telah bergerak menuju Makkah pada Rabu, 13 Mei 2026, setelah menyelesaikan rangkaian ibadah Arba’in selama delapan hari di Madinah.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenhaj) Kota Bima, H Eka Iskandar MSi, menyampaikan kabar gembira tersebut. Ia memastikan bahwa seluruh jamaah mendapatkan pendampingan optimal selama berada di tanah suci.

“Insya Allah besok tanggal 13 jamaah akan didorong ke Makkah karena sudah menyelesaikan Arba’in di Madinah,” ujar Eka saat dihubungi pada Selasa malam, 12 Mei 2026. Pernyataan ini mengonfirmasi pergerakan Kloter 11 ke Makkah pada hari berikutnya.

Eka juga bersyukur karena seluruh jamaah Kloter 11 berhasil memasuki Raudhah di Lembah Raudhah, baik jamaah laki-laki maupun perempuan. Kesempatan beribadah di salah satu tempat paling mustajab di Masjid Nabawi tersebut diperoleh melalui pengaturan kartu Nusuk maupun jadwal resmi syirkah, bahkan sebagian jamaah bisa masuk lebih dari satu kali.

Dari sisi layanan kesehatan, Eka memberikan apresiasi tinggi kepada tim medis Kloter 11, termasuk dokter Anastasia dan para perawat, yang sigap menangani berbagai keluhan jamaah. Penanganan cepat tersebut dinilai sangat membantu menjaga kondisi jamaah tetap stabil selama di Madinah.

Sementara itu, Kloter 13 asal Kota Bima telah lebih dahulu tiba di Makkah dan melaksanakan Tawaf Qudum di Masjidil Haram. Setelah proses kedatangan, jamaah diatur oleh syirkah untuk beristirahat di hotel masing-masing sebelum pelaksanaan ibadah lanjutan.

Menurut laporan pembimbing ibadah, jamaah yang sehat diprioritaskan untuk melaksanakan Tawaf Qudum terlebih dahulu. Adapun jamaah lansia, disabilitas, dan yang menggunakan kursi roda akan diberangkatkan pada waktu yang lebih memungkinkan, seperti sore atau malam hari.

Kloter 13 juga mendapat pendampingan kesehatan dari dr. Mira, dokter dari Puskesmas Pena Nae, yang terus memantau kondisi jamaah agar tetap stabil selama menjalankan ibadah di Makkah.

H Eka Iskandar menambahkan bahwa seluruh perkembangan jamaah dipantau secara intens melalui grup WhatsApp resmi kloter, baik Kloter 11 maupun Kloter 13. Ia berharap seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar hingga selesai, termasuk pelaksanaan Tawaf Qudum dan Sa’i.

“Alhamdulillah, kita doakan semoga Allah SWT memberikan kesehatan dan kelancaran kepada seluruh jamaah haji Kota Bima, baik Kloter 11 yang akan menuju Makkah maupun Kloter 13 yang sudah lebih dulu berada di sana,” pungkasnya.