Batam diprakirakan akan mengalami hujan ringan dan suhu lembap sepanjang hari ini, Kamis, 5 Maret 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi suhu udara akan berkisar antara 26 hingga 29 derajat Celsius, dengan kondisi cuaca berawan dan kelembapan tinggi dari pagi hingga malam.

Pada pagi hari, suhu udara di Batam diperkirakan mencapai 26 derajat Celsius, disertai potensi hujan ringan yang dapat turun secara lokal di beberapa wilayah. Memasuki siang hari, cuaca akan berangsur menjadi berawan sebagian, dengan suhu yang sedikit meningkat hingga sekitar 28 derajat Celsius.

Menjelang malam, suhu udara diproyeksikan berada di kisaran 27 derajat Celsius, dengan kondisi berawan dan peluang gerimis.

Penyebab Cuaca Lembap dan Hujan Lokal

Prakirawan dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menjelaskan bahwa kondisi hujan ringan di wilayah tersebut dipengaruhi oleh tingginya kelembapan udara di lapisan bawah atmosfer. Kelembapan ini sangat mendukung pertumbuhan awan konvektif.

“Secara umum wilayah Batam dan sekitarnya masih berada dalam pola cuaca tropis yang lembap. Pertumbuhan awan hujan bersifat lokal sehingga dapat menimbulkan hujan ringan hingga sedang dalam durasi singkat, terutama pada pagi hingga sore hari,” ujar prakirawan BMKG, Kamis (5/3).

Menurut BMKG, kondisi cuaca ini masih tergolong normal untuk periode awal Maret, yang merupakan masa peralihan musim atau pancaroba di wilayah Kepulauan Riau. Pada masa ini, perubahan cuaca dapat terjadi relatif cepat, dari cerah atau berawan menjadi hujan dalam waktu singkat.

Imbauan Kewaspadaan untuk Masyarakat

Selain potensi hujan ringan, masyarakat diimbau untuk mewaspadai jalanan licin serta jarak pandang yang dapat menurun saat hujan turun, khususnya bagi pengendara kendaraan bermotor.

Bagi nelayan dan pengguna transportasi laut, prakirawan BMKG menyarankan agar selalu memperhatikan informasi tinggi gelombang dan kecepatan angin terbaru sebelum melakukan aktivitas di perairan.

BMKG memastikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat indikasi potensi cuaca ekstrem yang signifikan di wilayah Batam. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

sumber gambar: mediaindonesia.com