Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa, 10 Februari 2026, menegaskan komitmennya untuk mendorong program kemandirian masyarakat. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi kesenjangan sosial di wilayah tersebut.
Ketua Baznas Sulteng, Hatamuddin Thamrin, menjelaskan bahwa berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan lembaga ini bukan sekadar seremoni. “Berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membantu masyarakat, baik di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, maupun ekonomi produktif,” ujar Hatamuddin di Palu.
Baznas berkomitmen penuh dalam mengelola dana zakat secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Hal ini dilakukan agar manfaatnya dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Menurut Hatamuddin, peran zakat sangat krusial dalam membantu mengurangi kesenjangan sosial serta mendorong kemandirian masyarakat. Oleh karena itu, Baznas terus berupaya memperluas jangkauan programnya, terutama bagi masyarakat kurang mampu di daerah.
Sepuluh Program Unggulan Baznas Sulteng
Hatamuddin merinci, berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan di daerah merupakan implementasi dari 10 program unggulan Baznas. Program-program tersebut meliputi:
- Layanan kesehatan melalui Rumah Sehat BAZNAS.
- Bantuan pendidikan dan beasiswa.
- Pemberdayaan ekonomi mikro dan UMKM.
- Program kampung zakat.
- Bantuan sosial dan sembako.
- Bantuan korban bencana.
- Pelatihan keagamaan dan dakwah.
- Bantuan merealisasikan rumah tidak layak huni.
- Program penanganan stunting.
- Program pengentasan ekstrem kemiskinan.
Hatamuddin menegaskan bahwa keberhasilan program-program ini tidak lepas dari dukungan para muzakki yang mempercayakan penyaluran zakatnya melalui Baznas, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak. Ia juga mengajak masyarakat yang telah memenuhi kewajiban zakat untuk menyalurkannya melalui lembaga resmi. Tujuannya agar pengelolaan dan pendistribusian zakat dapat dilakukan secara terarah, profesional, dan tepat sasaran.
“Insyaallah program-program Baznas ke depan dapat semakin berkembang dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial di Sulawesi Tengah,” tutup Hatamuddin.
