Pergerakan penumpang kereta api di Stasiun Lamongan, Jawa Timur, mulai menunjukkan tren peningkatan signifikan memasuki hari kedua masa Angkutan Lebaran 2026, Kamis (12/3/2026). PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat, hampir seribu pergerakan penumpang telah terjadi di stasiun tersebut hanya dalam dua hari.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa mobilitas masyarakat diperkirakan akan terus meningkat setiap harinya selama masa angkutan Lebaran yang berlangsung dari 11 Maret hingga 1 April 2026.
“Pada dua hari masa Angkutan Lebaran 2026 ini, tercatat ada sekitar 910 pelanggan di Stasiun Lamongan. Angka ini tentunya masih sangat dinamis,” kata Mahendro.
Dari total 910 penumpang yang memadati Stasiun Lamongan dalam dua hari tersebut, pergerakan didominasi oleh penumpang yang turun, yakni sebanyak 636 orang. Sementara itu, penumpang yang berangkat dari Stasiun Lamongan tercatat sebanyak 274 orang.
Mahendro juga mengungkapkan, penjualan tiket kereta api jarak jauh dari Stasiun Lamongan untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026 telah mencapai 9.555 tiket. Puncak kepadatan penumpang diprediksi terjadi pada 24 dan 27 Maret 2026, dengan perkiraan 695 tiket terjual per hari pada tanggal-tanggal tersebut.
Stasiun Lamongan sendiri setiap harinya melayani 30 perjalanan kereta api jarak jauh, yang terdiri dari 26 perjalanan KA reguler dan 4 perjalanan KA tambahan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang.
