Nama Andhika Sudarman, pendiri SejutaCita Future Leaders (SFL), kini menjadi sorotan publik setelah munculnya dugaan pelecehan dan kekerasan seksual. Tudingan tersebut dibagikan oleh sejumlah peserta program SFL melalui media sosial, memicu reaksi luas dari berbagai pihak.
Menanggapi kabar yang beredar, Andhika Sudarman memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya, @andhikarsudarman_. Ia mengakui bahwa isu ini merupakan masalah serius yang telah menimbulkan beragam respons.
Klarifikasi Andhika Sudarman dan Bantahan Tuduhan
Dalam pernyataannya, Andhika menyampaikan permohonan maaf kepada peserta, alumni, orang tua, serta pihak lain yang merasa tidak nyaman. Ia menjelaskan bahwa gaya komunikasinya mungkin telah menimbulkan salah tafsir dan ketidaknyamanan bagi sebagian orang.
Meski demikian, Andhika dengan tegas membantah tudingan pelecehan seksual yang dialamatkan kepadanya. “Saya tidak pernah melakukan, ataupun berniat melakukan pelecehan seksual terhadap siapa pun, apalagi terhadap anak di bawah umur,” ujarnya dalam klarifikasi tersebut.
Untuk memastikan objektivitas dan menghindari keributan, Andhika menyatakan kesiapannya untuk membuka ruang verifikasi independen. Pengelolaan program SejutaCita Future Leaders (SFL) juga telah dialihkan kepada pimpinan lain, Geraldine Abigail, sebagai bagian dari evaluasi tata kelola.
Andhika turut mengundang institusi pihak ketiga yang independen dan kredibel untuk memeriksa keseluruhan tudingan. Ia juga membuka jalur komunikasi bagi siapa pun yang berkomitmen untuk melakukan pembenahan, demi memastikan program SFL berjalan lebih aman dan profesional di masa mendatang.
Hingga Rabu, 04 Maret 2026, dugaan pelecehan seksual ini masih terus berkembang di media sosial. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai proses hukum terkait kasus ini.
sumber gambar: gesit.id 